AldehidaRumus umum Aldehida.Formaldehida, aldehida yang paling sederhana
Dalam kimia organik, aldehida (Bahasa Inggris: Aldehyde, dari kata latin alcohol dehydrogenatum[1] yang artinya "alkohol terdehidrogenasi") adalah senyawa organik yang mengandung gugus fungsional dengan struktur R−CH=O.[2] Gugus fungsional itu sendiri (tanpa rantai samping "R") dapat disebut sebagai aldehida tetapi juga dapat diklasifikasikan sebagai gugus formil. Aldehida merupakan motif umum dalam banyak bahan kimia penting dalam teknologi dan biologi.[3][4]
Sintesis
Terdapat beberapa metode untuk membuat aldehida,[3] namun yang paling umum adalah hidroformilasi.[5] Sebagai contoh adalah butiraldehida yang dihasilkan dengan hidroformilasi propena:
H2 + CO + CH3CH=CH2 → CH3CH2CH2CHO
Reaksi oksidatif
Aldehida pada umumnya didapatkan dari oksidasi alkohol. Dalam industri, formaldehida diproduksi dalam skala besar dengan mengoksidasi metanol.[6]Oksigen adalah reagen yang digunakan karena murah. Di laboratorium, terkadang digunakan oksidator khusus seperti kromium(VI). Oksidasi dilakukan dengan cara memanaskan alkohol dengan larutan kalium dikromat. Dikromat yang berlebih akan mengoksidasi aldehida menjadi asam karboksilat, maka dari itu aldehida yang terbentuk segera didistilasi.[7]
Reaksi oksidasi lain yang banyak digunakan industri adalah proses Wacker, di mana etilena dioksidasi menjadi asetaldehida dengan bantuan katalis tembaga dan palladium (asetaldehida juga diproduksi dalam skala besar dengan hidrasi asetilena).
↑Reuss, G.; Disteldorf, W.; Gamer, A. O. and Hilt, A. (2005) "Formaldehyde" in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Wiley-VCH, Weinheim. doi:10.1002/14356007.a11_619.