Abjad Aram atau aksara Aramaik adalah sistem tulisan yang digunakan untuk menuliskan bahasa Aram, suatu bahasa semit yang berasal dari kawasan Timur Dekat kuno. Aksara ini berkembang dari abjad Fenisia sekitar abad ke-10 hingga ke-8 SM dan digunakan secara luas oleh bangsa Aram yang mendiami wilayah yang kini mencakup bagian dari Suriah, Turki tenggara, Irak, dan daerah sekitarnya. Seiring meluasnya penggunaan bahasa Aram sebagai lingua franca di berbagai kerajaan Timur Dekat, aksara ini juga tersebar ke wilayah yang lebih luas, termasuk Mesopotamia, Levant, dan Persia.[1]
Tabel abjad dan perbandingan dengan abjad turunan atau sejenis
Abjad "Syriac Aramaic" sudah ditambahkan pada Standar Unicode dalam bulan September 1999 dengan rilis versi 3.0.
Singkatan Suryani (Syriac Abbreviation; sejenis "garis atas" atau overline) dapat ditayangkan dengan karakter kontrol khusus yang disebut Syriac Abbreviation Mark (U+070F). Blok Unicode untuk "Syriac Aramaic" adalah U+0700–U+074F:
Abjad "Imperial Aramaic" sudah ditambahkan pada Standar Unicode dalam bulan Oktober 2009 dengan rilis versi 5.2.
Blok Unicode "Imperial Aramaic" adalah U+10840–U+1085F:
↑Ensiklopedi Nasional Indonesia, Penerbit PT Delta pamungkas, 2004
Pustaka
Byrne, Ryan. “Middle Aramaic Scripts.” Encyclopaedia of Language and Linguistics. Elsevier. (2006)
Daniels, Peter T., et al. eds. The World's Writing Systems. Oxford. (1996)
Coulmas, Florian. The Writing Systems of the World. Blackwell Publishers Ltd, Oxford. (1989)
Rudder, Joshua. Learn to Write Aramaic: A Step-by-Step Approach to the Historical & Modern Scripts. n.p.: CreateSpace Independent Publishing Platform, 2011. 220 pp. ISBN 978-1-4610-2142-1 Includes a wide variety of Aramaic scripts.