H.M.H. Al-Hamid Al-Husaini menulis dalam bukunya "Pembahasan Tuntas Perihal Khilafiyah":
"Sayyid Abdul Malik bin Alwi lahir di Kota Qasam, sebuah kota di Hadramaut, sekitar tahun 574 Hijriah. Beliau meninggalkan Hadramaut pergi ke India bersama jama'ah para sayyid dari kaum Alawiyyin. Di India, beliau bermukim di Kota Nashr Abad. Beliau mempunyai beberapa orang anak laki-laki dan perempuan, di antaranya ialah Sayyid Abdullah Amir Khan bin Sayyid Abdul Malik, yang lahir di Kota Nashr Abad. Dan Sayyid Alwi, beliau adalah putra kedua dari Sayyid Abdul Malik".[2]
Ibrahim Zainuddin Asghar[13] yang bergelar Sultan Zainal Abidin II Diraja Champa
Sayyid 'Ali Nurul Alam,[14] (bergelar Maulana 'Abdul Malik Israil / Sultan Qanbul) alias Pateh Arya Gajah Mada. Perdana Mantri of Kelantan-Majapahit II menjabat antara 1432-1467 M