Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.[5]
Tidak ada pengetahuan yang lebih penting bagi orang percaya daripada kepastian bahwa mereka memiliki hidup yang kekal (bandingkan 1 Yohanes 5:13; Yohanes 17:3). Setiap orang yang mengaku dirinya orang Kristen, harus menguji dirinya untuk menentukan apakah keselamatannya merupakan suatu kenyataan masa kini.[6]
Ayat 13
Kasih karunia Tuhan YesusKristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.[7]
Ucapan berkat Paulus yang terakhir ini menyokong kepercayaan jemaat Perjanjian Baru dalam konsep Trinitas. Paulus berdoa kiranya jemaat Korintus akan terus-menerus mengalami:
(1) kasih karunia Kristus, yaitu dekatnya kehadiran, kuasa, rahmat dan penghiburan-Nya;
(2) kasih Allah Bapa dengan segala berkat-Nya; dan
(3) persekutuan yang semakin dalam dengan Roh Kudus.
Dengan ketiga kenyataan ini merupakan berkat yang tinggal di dalam diri orang Kristen, maka keselamatan kekal mereka sudah pasti.[6]
Penomoran ayat
Dalam Alkitab Indonesia, pasal ini terdiri dari 13 ayat. Ayat 12 dalam Alkitab Inggris dibagi menjadi dua ayat, yaitu ayat 12 dan 13, sehingga ayat 14 dalam Alkitab bahasa Inggris sama dengan ayat 13 dalam Alkitab bahasa Indonesia dan pasal ini seluruhnya terdiri dari 14 ayat.
Referensi
↑Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN:9789794159219.
↑John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN:9794159050.