Harga Emas Dunia Anjlok, Ini Penyebabnya

Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, 30 Juni 2026, dan berada di jalur penurunan kuartalan paling tajam dalam 13 tahun. Harga emas spot turun 0,2% menjadi US$ 4.008,94 per ons setelah mencapai level terendah sejak November. Harga emas merosot 11,3% pada Juni 2026.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Menurut analis Marex, Edward Meir, pasar agak gelisah tentang seberapa stabil nota kesepahaman antara AS dan Iran, dan ada tekanan pada emas karena orang-orang tidak melihat banyak harapan di ujung terowongan. Inflasi AS tetap tinggi dan jauh di atas target 2% Federal Reserve (the Fed). Pasar memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu yang lama dan bahkan mungkin mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Apa yang Terjadi?

Para utusan utama AS yang telah tiba di Doha tidak akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan Iran, kata seorang pejabat Qatar. Hal itu menimbulkan keraguan tentang kemajuan upaya untuk menghentikan perang Iran secara permanen. Sebelumnya, harga emas dunia kembali melemah pada perdagangan Senin setelah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memicu lonjakan harga minyak. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terhadap inflasi sehingga memperkuat ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) masih berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini.

Mengapa dan Dampak

Mengapa harga emas melemah? Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran inflasi yang berasal dari konflik Timur Tengah memperkuat harapan the Federal Reserve (the Fed) dapat menaikkan suku bunga. Dampaknya, harga emas berada di jalur penurunan kuartalan paling tajam dalam 13 tahun. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik pada akhir pekan membuat pasar kembali berhati-hati. Di saat yang sama, investor juga masih menyesuaikan diri dengan sikap Federal Reserve yang cenderung lebih agresif dalam kebijakan moneternya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, investor kini mengamati data ketenagakerjaan ADP yang akan dirilis pada hari Rabu dan data penggajian non-pertanian AS yang akan dirilis pada Kamis untuk mengukur lebih lanjut sikap kebijakan moneter The Fed. Survei OMFIF menunjukkan bank sentral lebih cenderung mengurangi eksposur dolar AS selama dekade berikutnya karena meningkatnya kekhawatiran geopolitik, sambil meningkatkan kepemilikan emas dalam jangka pendek.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/bisnis/read/8129125/harga-emas-dunia-hari-ini-tergelincir, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *