Profesional
Penampilan cemerlangnya bersama Persela Lamongan dengan mengemas 16 gol membuat Zulham Zamrun dipanggil untuk melakoni debutnya untuk Tim Nasional Indonesia pada persahabatan melawan Saudi Arabia pada 7 Oktober 2011.[3], menandai awal dari karier internasional yang penuh warna. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan tembakan kerasnya menjadikan Zulham sebagai ancaman konstan di sektor sayap. Ia sering dipanggil untuk berbagai turnamen internasional, termasuk Piala AFF, di mana ia menjadi salah satu pemain kunci dalam beberapa edisi. Meskipun sering beroperasi sebagai pemain sayap kanan, Zulham juga menunjukkan fleksibilitasnya dengan bermain di posisi lain di lini serang, memberikan banyak opsi taktis bagi pelatih. Penampilannya yang konsisten di level klub juga menjadi dasar kuat bagi panggilannya ke tim nasional, menjadikannya salah satu pemain sayap paling dikenal di generasinya.
Selama kariernya bersama Timnas Indonesia, Zulham Zamrun dikenal karena momen-momen krusialnya, termasuk gol-gol penting yang ia cetak dalam pertandingan-pertandingan besar. Salah satu momen paling berkesan adalah kontribusinya dalam Piala AFF 2016, di mana Indonesia berhasil mencapai final. Meskipun pada akhirnya belum mampu meraih gelar juara, performa Zulham dalam turnamen tersebut sangat diapresiasi. Ia menjadi bagian dari era di mana Timnas Indonesia berusaha keras untuk mengukir prestasi di kancah Asia Tenggara, dan perannya, baik sebagai starter maupun pemain pengganti, selalu memberikan dampak positif. Hingga saat ini, Zulham Zamrun tetap dikenang sebagai salah satu penyerang sayap Indonesia yang memiliki dedikasi tinggi dan kemampuan individu mumpuni.
Selain itu, Zulham juga bergabung timnas senior pada kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 zona Asia. Dan terakhir, Zulham membela timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games 2011.[3]