* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik
Kurnia Meiga Hermansyah (lahir 7 Mei 1990) adalah mantan pemain sepak bola Indonesia yang bermain sebagai penjaga gawang di klub Arema dan tim nasional Indonesia. Ia adalah adik kandung mendiang Achmad Kurniawan yang juga merupakan penjaga gawang dari Arema, klub tempat ia menghabiskan kariernya.
Pada kompetisi ISL 2008–2009 ia mendapatkan sanksi 12 bulan dan denda 30 juta dari Komdis PSSI, tetapi dipotong menjadi 5 bulan dan denda 30 juta oleh Komdis karena terkait kerusuhan saat melawan Bontang PKT.[1] Di kompetisi ISL 2009–2010, ia dinobatkan sebagai pemain terbaik menyisihkan nama-nama seperti Aldo Bareto, Christian Gonzalez, dan Ricardo Salampessy.[2]
Pada tahun 2016, ia menjalani trial bersama klub Jepang, Gamba Osaka. Namun setelah masa trialnya selesai, Meiga memutuskan untuk kembali bergabung dengan Arema Cronus.
Pada pertengahan musim Liga 1 2017, Meiga harus menepi dari dunia sepak bola karena didiagnosa papilledema.[3]
Karier klub
Meiga hanya bermain untuk Arema selama masa karier profesionalnya. Di Arema, Meiga sempat menjadi kiper kedua setelah kakak kandungnya, Achmad Kurniawan. Pertandingan terakhirnya adalah saat bertandang dan menang 1–2 dari Barito Putera pada Liga 1 2017, sebelum dia didiagnosa mengidap penyakit mata, Papilledema.
↑Jumaidil Halide (23 September 2017). "Inilah Daftar Pemenang AFF Awards 2017" (dalam bahasa Indonesian). pojoksatu.id. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2017. Diakses tanggal 23 September 2017. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)