Zea diploperennis, yang dikenal sebagai teosinte diploperennial,[2] adalah spesies rumput (famili: Poaceae) dalam genus Zea dan merupakan sejenis teosinte (kerabat liar dari jagung). Tumbuhan ini bersifat perenial (tumbuhan menahun).
Konservasi
Hampir semua populasi teosinte ini terancam atau tergolong langka: Z. diploperennis hanya ditemukan di wilayah seluas beberapa mil persegi saja. Pemerintah Meksiko dan Nikaragua telah mengambil tindakan dalam beberapa tahun terakhir untuk melindungi populasi teosinte liar, menggunakan metode konservasi in situ maupun ex situ. Saat ini, terdapat ketertarikan ilmiah yang besar dalam mentransfer sifat-sifat teosinte yang bermanfaat, seperti ketahanan terhadap serangga, sifat perenial, dan toleransi terhadap banjir, ke dalam galur jagung budidaya, meskipun hal ini menantang karena adanya sifat-sifat teosinte yang merugikan (deleterious) yang terpaut secara genetik. Para peneliti sedang mempelajari Z. diploperennis karena gen-gennya memberikan ketahanan terhadap Striga, tanaman parasit yang dapat menurunkan hasil panen biji-bijian.[3][4]
↑Aragón Cuevas, F., Contreras, A., de la Cruz Larios, L., González Ledesma, M., Ruíz Corral, J.A., Menjívar, J. & Sánchez, J.J. 2019. Zea diploperennis. The IUCN Red List of Threatened Species 2019: e.T77726057A77726102. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2019-2.RLTS.T77726057A77726102.en. Diunduh pada 28 Oktober 2022.