Molokhia atau yute (Corchorus olitorius) adalah spesies sayuran yang berasal dari GenusCorchorus. Secara lokal, tumbuhan ini dikenal dengan nama jute, yute atau mulukhiyah.[1][2] Tumbuhan ini dimanfaatkan sebagai penghasil rami atau serat nabati yang digunakan untuk bahan baku berbagai benda, seperti tambang atau karung rami; dan daun tanaman ini dimanfaatkan sebagai bahan baku makanan dari sup molokhia. Kata molokhia atau mulukhiyah berasal dari kosakata bahasa Arab (bahasa Arab:ملوخيةcode: ar is deprecated ) tanaman ini dikenal pula oleh masyarakat luas sebagai bayam yahudi dan Bayam Mesir.[3]
Molokhia sudah dibudidayakan sejak zaman kuno di Mesir. Molokhia mengandung banyak vitamin, mineral dan serat makanan dalam jumlah yang melampaui sebagian besar sayuran dan herbal yang dikenal.[1][4]
Sup khas Mesir ini umum disajikan di bulan Ramadan dan Idul Fitri. Tampilannya memang kurang menarik, tapi rasanya gurih lembut dengan aroma khas.[5]
Tanaman Molokhia adalah tanaman berbunga yang dapat mencapai tinggi 4 meter, memiliki batang tebal dan kokoh untuk serat (goni) untuk membuat tekstil dan tali, serta daunnya sering disebut sebagai bayam Mesir dan bisa dimakan.[1]
Molokhia berukuran kecil sampai sedang berbentuk oval dengan rata-rata panjangnya 4-15 cm dan lebar 2-5cm. Sayurnya mempunyai rasa yang ringan, dan sedikit pahit. Saat dimasak, konsistensi daun akan menjadi berlendir dan lengket.[1]
Karakteristik
Tanaman ini lebih menyukai sinar matahari penuh, banyak air dan tanah subur yang subur, tumbuh ke luar menjadi bentuk semak.[3]
Menyukai cuaca panas dan menghasilkan sayuran hijau sepanjang musim panas. Ketika suhu mulai turun di musim gugur, produksi daun melambat dan baut tanaman, menghasilkan bunga kuning kecil yang cerah. Bunga-bunganya kemudian digantikan oleh polong biji yang panjang dan tipis yang dapat dipanen ketika mereka secara alami kering dan coklat pada batangnya.[3]