Setelah kecelakaan itu, pemerintah Tiongkok segera memerintahkan semua pesawat Xian Y-7 milik Wuhan Airlines "di-grounded" (dilarang terbang) untuk sementara waktu. Satu bulan kemudian, mereka diizinkan untuk melanjutkan operasional mereka.
Kecelakaan ini menjadi yang paling mematikan yang melibatkan pesawat Xian Y-7 dan hingga saat ini merupakan kecelakaan penerbangan yang paling mematikan ke-12 dalam sejarah Tiongkok.[1]