Wereng punggung putih pada awalnya merupakan serangga "k-strategik" yang mempunyai ciri perkembangbiakannya sangat lamban dan populasinya stabil rendah untuk mempertahankan makanan supaya tetap tersedia.[2] Selanjutnya perkembangan populasi wereng punggung putih mulai mengarah kepada serangga yang “r-strategik” dengan ciri yang sama seperti pada Wereng coklat.[2]
Dalam hal serangan wereng coklat dan wereng punggung putih terjadi fluktuasi.[2] Dari hasil pengujian terhadap ketahanan varietas wereng punggung putih dengan wereng coklat biotipe 2 dan 3 menunjukkan bahwa ada beberapa varietas yang tahan terhadap Wereng coklat biotipe 2 dan 3, tetapi menjadi rentan terhadap wereng punggung putih. Demikian juga varietas yang tahan terhadap Wereng coklat hampir seluruhnya kurang tahan terhadap wereng punggung putih.[2] Hal ini mengindikasi bahwa wereng punggung putih bergerak dengan cepat menjadi hama yang mengungguli perkembangan Wereng coklat.[2]