Akademi
Zaïre-Emery mulai berlatih bersama Paris Saint-Germain Academy pada 2014. Abdou Fall yang bertanggung jawab atas tim U11 Paris Saint-Germain menilai bahwa Zaïre-Emery memiliki kualitas intrinsik kuat. Di samping itu, dia juga dianggap memiliki kemampuan membaca permainan dan analisis yang luar biasa.[4]
Bafodé Diakité, mantan pelatih Zaïre-Emery mengingat pengaruh sang pemain ketika berada dalam pertandingan. Ketika kehilangan bola, dia segera bertindak untuk mengatasinya dan menyeimbangkan kembali permainan bagi timnya.[4]
Musim 2022–23: Penampilan perdana
Pada Juli 2022, Zaïre-Emery menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Paris SG dengan durasi tiga tahun hingga 30 Juni 2025.
Debut pertamanya di skuad senior terjadi saat pertandingan persahabatan melawan Quevilly-Rouen yang berhasil dimenangkan Paris Saint-Germain dengan skor 2-0.[5] Zaïre-Emery juga turut serta dalam tur pramusim Paris di Jepang. Namanya masuk dalam susunan pemain melawan Urawa Red Diamonds, bersama Lionel Messi, Neymar dan Kylian Mbappe.
Pada 7 Agustus 2022, Zaïre-Emery memainkan pertandingan perdananya di kompetisi resmi sebagai pemain pengganti dalam pertandingan Ligue 1 melawan Clermont.[6] Dia melakukan debut pada usia 16 tahun dan 151 hari dan membuatnya menjadi pemain termuda Paris Saint-Germain yang tampil dalam pertandingan resmi, menggantikan rekor El Chadaille Bitshiabu.[6]
Keterampilannya di lapangan membuat pelatih PSG saat itu Cristophe Galtier memasukkan namanya pada pertandingan penting. Pada 25 Oktober, Zaïre-Emery membuat debut di Liga Champions UEFA sebagai pemain pengganti dalam pertandingan tandang melawan Maccabi Haifa.[7]
Lagi-lagi, Zaïre-Emery menciptakan rekor sebagai pemain termuda yang tampil di Liga Champions untuk PSG.
Setelah sekian lama menghabiskan waktu sebagai pemain cadangan, barulah, pada 8 Januari 2023, dia turun sebagai pemain awal dalam kemenangan 3–1 di Piala Prancis melawan Châteauroux. Dia pun menjadi pemain awal termuda dalam sejarah klub.[8]
Zaïre-Emery juga menjadi pemain termuda (16 tahun 313 hari) dalam sejarah Paris Saint-Germain yang menjadi starter di pertandingan Ligue 1 saat melawan Rennes pada 16 Januari 2023. Dia menyalip Adil Aouchiche yang memegang rekor dalam usia 17 tahun 46 hari. Gol perdananya di tim senior Paris Saint-Germain tercipta saat menghadapi Montpellier pada 2 Februari 2023.[9] Dia menjadi pencetak gol termuda sepanjang masa Paris Saint-Germain dalam usia 16 tahun dan 330 hari.
Pada 14 Februari, dia menjadi pemain termuda yang memulai pertandingan babak gugur Liga Champions pada usia 16 tahun dan 343 hari melawan Bayern Munchen. Namun, Paris Saint-Germain mengalami kekalahan 0–1 pada pertandingan tersebut.
Zaïre-Emery akhirnya merasakan gelar Ligue 1 Prancis pertamanya ketika Paris Saint-Germain keluar sebagai pemimpin klasemen pada musim 2022-2023.
Musim 2023–24: Konsisten sebagai pemain utama
Di bawah pelatih Luis Enrique, Zaïre-Emery tampil secara konsisten sebagai pemain utama Paris Saint-Germain. Dia terlibat dalam sejumlah kemenangan Paris, baik di kompetisi domestik maupun di Eropa.
Pada 27 Agustus 2023, Zaïre-Emery mencatatkan assist pertamanya kepada Marco Asensio dalam kemenangan 3-1 atas Lens. Dia pun menjadi pemain termuda Paris Saint-Germain yang memberikan assist Ligue 1 sejak Opta mulai menganalisis data ini pada tahun 2006.
Pengaruhnya di Liga Champions Eropa juga terlihat dalam laga tandang melawan Newcastle United pada 5 Oktober 2023. Zaïre-Emery memberi assist yang memudahkan Lucas Hernandez menyundul bola ke gawang Newcastle United dan menjadikannya pemain termuda Prancis dan PSG yang mencetak assist di Liga Champions.
Pada 11 Oktober, Zaïre-Emery masuk ke dalam daftar 60 pemain terbaik kelahiran 2006 versi surat kabar Inggris, The Guardian. Gol perdananya di musim 2023/2024 tercipta lewat tendangan keras dalam pertandingan melawan Brest di Ligue 1 pada 29 Oktober 2023.