Wamildan Tsani Panjaitan (lahir 4 Januari 1981)[1] adalah pilot dan profesional di bidang penerbangan sipil asal Indonesia. Wamildan menjabat sebagai direktur utama Garuda Indonesia sejak 15 November 2024. Ia menggantikan Irfan Setiaputra yang sudah menjabat sejak 2020. Sebelumnya, ia menjadi pelaksana tugas Direktur Utama Lion Air, dan berkarier di Lion Group. Ia juga pernah berdinas di Angkatan Udara sebagai pilot skadron intai, dan instruktur penerbang.[2] Pada tanggal 15 Oktober 2025 sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) posisinya sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia digantikan oleh Glenny Kairupan.
Setelah lulus dari AAU, Wamildan masuk ke Sekolah Penerbang AU dan lulus pada 2003. Ia pernah berkarier sebagai pengajar dan instruktur di Sekolah Penerbang Yogyakarta.[2] Untuk keperluan sebagai pengajar dan instruktur ia pernah menjalani kursus instruktur penerbang angkatan udara pada 2012. Serta mengikuti pelatihan dari beberapa tempat seperti Pelatihan Medis Bidang Aviasi Angkatan Udara Republik Singapura pada 2007, Kursus Instruktur Angkatan Udara Australia pada 2008, dan Squadron Officer SchoolAngkatan Udara Amerika Serikat pada 2011.[4]
Wamildan memutuskan untuk pensiun dini dari dinas ketentaraan Angkatan Udara, lalu masuk ke ranah penerbangan sipil tepatnya di Lion Group. Ia mengawali karier di Batik Air, hingga menjabat sebagai manajer keamanan. Posisinya lalu naik menjadi direktur keselamatan, keamanan, dan kualitas di Batik Air lalu ke Lion Air.
Puncaknya, ia menjadi pelaksana tugas direktur utama Lion Air pada 2023, serta memimpin maskapai memulihkan diri setelah pandemi.[2][5]
Direktur utama Garuda Indonesia
Ia terpilih sebagai direktur utama Garuda Indonesia, dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 2024. Wamildan menggantikan Irfan Setiaputra yang telah menjabat direktur utama sejak 2020.[6] Wamildan menjabat bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Prasetio, Direktur Niaga Ade R Susardi, Direktur Operasi Tumpal Manumpak Hutapea, Direktur Teknik Rahmat Hanafi, dan Direktur Sumber Daya Manusia & Pelayanan Enny Kristiani.[4]
Ia menyatakan penurunan harga tiket domestik adalah prioritas pekerjaannya.[7] Selain itu ia menargetkan penambahan armada dan membuat keadaan untung bagi perusahaan.[8][9]
Kehidupan pribadi
Wamildan menikah dengan Riri Anggreni, dan memiliki 3 orang anak:[2] Kevin Athallah Raihan, Shafa Aqila Aluraissa, dan Keiko Hana Almaira.