Vonis salah atas kasus pembunuhan yang dipopulerkan dalam Just Mercy
Walter "Johnny D." McMillian (27 Oktober 1941–11 September 2013)[1] adalah seorang pekerja kayu pulp dari Monroeville, Alabama, yang dihukum secara keliru atas tuduhan pembunuhan. Vonis terhadap dirinya diperoleh secara tidak sah, berdasarkan paksaan polisi dan sumpah palsu. Dalam persidangan tahun 1988, berdasarkan doktrin kontroversial di Alabama yang kini telah dihapus, yaitu judicial override, hakim menjatuhkan hukuman mati meskipun juri sebelumnya memilih hukuman penjara seumur hidup.
Kasus kontroversial ini mendapat perhatian nasional sejak akhir 1992. Bryan Stevenson, pengacara pembela McMillian, mengangkat isu ini melalui program CBS News60 Minutes. Jurnalis Pete Earley menuliskannya dalam buku Circumstantial Evidence: Death, Life, and Justice in a Southern Town (1995).[2] Stevenson kemudian menampilkan kasus awal dalam kariernya ini dalam sebuah TED talk dan dalam memoarnya Just Mercy (2014). Buku tersebut diadaptasi menjadi film bioskop dengan judul yang sama, dirilis pada 2019. Jamie Foxx memerankan McMillian dan Michael B. Jordan berperan sebagai Stevenson.
Dalam sebuah wawancara tahun 2005, Stevenson mengatakan bahwa hakim tanpa sengaja justru memberi keuntungan bagi McMillian dengan menjatuhkan hukuman mati. Karena McMillian dijatuhi hukuman mati, kasusnya ditangani Stevenson yang memang fokus pada perkara hukuman mati. Stevenson menambahkan, seandainya McMillian dijatuhi hukuman penjara seumur hidup sesuai rekomendasi juri, “ia mungkin masih berada di penjara hingga hari ini.”[3]