Bryan Allen Stevenson (lahir 14 November 1959) adalah seorang pengacara, aktivis keadilan sosial, dan profesor hukum asal Amerika Serikat di Sekolah Hukum Universitas New York. Ia juga merupakan pendiri sekaligus direktur eksekutif Equal Justice Initiative. Berbasis di Montgomery, Alabama, Stevenson menentang bias terhadap kaum miskin dan minoritas dalam sistem peradilan pidana, khususnya anak-anak. Ia berperan dalam pencapaian putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang melarang pemberian hukuman mati atau hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat bagi pelaku kejahatan anak.[1]
Stevenson juga menggagas National Memorial for Peace and Justice di Montgomery, yang memuat nama lebih dari 4.000 orang Afrika-Amerika yang menjadi korban penggantungan di dua belas negara bagian Selatan antara 1877 hingga 1950. Ia berpendapat bahwa sejarah perbudakan dan praktik penggantungan telah memengaruhi tingginya angka hukuman mati di wilayah Selatan, yang secara tidak proporsional diterapkan kepada kelompok minoritas. Museum terkait, The Legacy Museum: From Enslavement to Mass Incarceration, memberikan penafsiran yang menunjukkan keterkaitan antara periode pasca-Rekonstruksi dengan tingginya angka pemenjaraan dan eksekusi terhadap orang kulit berwarna di Amerika Serikat.