Walangan, Walangi, tumbuhan walang sangit, ketumbar jawa[2] atau daun walang sangit[3] (Eryngium foetidum) adalah spesies tumbuhan menahun tropis dalam keluarga Apiaceae. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko, Karibia, serta Amerika Tengah dan Selatan, tetapi dibudidayakan di seluruh dunia. Sebagian besar yang hidup di daerah tropis merupakan tanaman tahunan, tetapi terkadang yang berasal dari daerah beriklim sedang hidup sebagai tanaman semusim.
Walangan telah digunakan dalam pengobatantradisional di daerah tropis untuk luka bakar, sakit telinga, demam, hipertensi, sembelit, serangan jantung, asma, sakit perut, cacingan, komplikasi infertilitas, gigitan ular, diare, dan malaria.[4]
Tumbuhan ini juga secara tradisional telah digunakan untuk epilepsi,[7] sehingga tumbuhan ini juga dikenal dengan nama latin E. antihystericum.[8] Tumbuhan ini dikatakan dapat menenangkan seseorang sehingga mencegah kejang pada epilepsi. Sifat antikonvulsan tumbuhan ini telah diselidiki secara ilmiah.[9] Rebusan daunnya telah terbukti menunjukkan efek antiinflamasi dan analgesik pada tikus.[10]
↑Singh BK, Ramakrishna Y and Ngachan SV. 2014. Spiny coriander (Eryngium foetidum L.): A commonly used, neglected spicing-culinary herb of Mizoram, India. Genetic Resources and Crop Evolution 61 (6): 1085-1090.
↑Culantro. "Herbalpedia"(PDF). The Herb Growing & Marketing Network.
↑Simon, OR; Singh, N (1986). "Demonstration of anticonvulsant properties of an aqueous extract of Spirit Weed (Eryngium foetidum L.)". The West Indian Medical Journal. 35 (2): 121–5. PMID3739342.