Wakidi mulai melukis sejak usia 10 tahun.[2] Pada tahun 1903, Wakidi belajar di Kweekschool (sekolah guru), Kota Bukittinggi.[3] Selama di Kweekschool, Wakidi sempat belajar dengan seorang pelukis Belanda bernama van Dick. Wakidi lulus dari Kweekschool pada tahun 1908.[butuh rujukan] Setelah menjadi guru, ia terus mengajar di Kota Bukittinggi selama 60 tahun.[4] Salah satu muridnya adalah Mochtar Apin yang ia ajar ketika masih muda di INS Kayutanam pada tahun 1930.[5] Meskipun banyak berkarya, hampir semuanya dikoleksi orang, sehingga Wakidi tidak pernah mengadakan pameran lukisannya. Karya-karyanya banyak dikoleksi oleh istana kepresidenan dan sejumlah tokoh penting, seperti wakil presiden Indonesia, Mohammad Hatta dan Adam Malik.