Vegavis (berarti "burung Vega") adalah sebuah genusburung punah yang hidup di Antarktika selama subkala Maastrichtium pada periode Kapur Akhir. Spesies tipe sekaligus satu-satunya spesies dalam genus ini adalah Vegavis iaai, yang mewakili salah satu burung kelompok mahkota terawal yang diketahui. Awalnya diklasifikasikan sebagai sebuah anggota dari Anseriformes di dalam Galloanserae, penempatan taksonomis pasti dari Vegavis diperdebatkan oleh paleontolog-paleontolog selama lebih dari dua dekade hingga pendeskripsian sebuah tengkorak yang hampir lengkap pada 2025, ditemukan pada 2011, mendukung klasifikasi aslinya.[2][2]
Restorasi seniman bedasarkan Angolín et al. (2017)
Referensi
↑Roberts, E. M.; O'Connor, P. M.; Clarke, J. A.; Slotznick, S. P.; Placzek, C. J.; Tobin, T. S.; Hannaford, C.; Orr, T.; Jinnah, Z. A.; Claeson, K. M.; Salisbury, S.; Kirschvink, J. L.; Pirrie, D.; Lamanna, M. C. (2022). "New age constraints support a K/Pg boundary interval on Vega Island, Antarctica: Implications for latest Cretaceous vertebrates and paleoenvironments". GSA Bulletin. 135 (3–4): 867–885. doi:10.1130/B36422.1. S2CID250577048.
12Torres, Christopher R.; Clarke, Julia A.; Groenke, Joseph R.; Lamanna, Matthew C.; MacPhee, Ross D. E.; Musser, Grace M.; Roberts, Eric M.; O’Connor, Patrick M. (2025). "Cretaceous Antarctic bird skull elucidates early avian ecological diversity". Nature. 638 (8049): 146–151. doi:10.1038/s41586-024-08390-0. ISSN1476-4687.