Koninklijke Van Oord adalah sebuah kontraktor kelautan asal Belanda yang fokus pada pengerukan, reklamasi tanah dan konstruksi pulau buatan. Koninklijke Van Oord telah mengerjakan sejumlah proyek di seluruh dunia, termasuk reklamasi tanah, pengerukan, dan pengayaan pantai. Perusahaan ini pun merupakan salah satu kontraktor pengerukan terbesar di dunia.[2]
Sejarah
Perusahaan ini didirikan oleh Govert van Oord pada tahun 1868.[3] Pada tahun 1990, perusahaan ini mengakuisisi Aannemers Combinatie Zinkwerken ('ACZ')[4] dan pada tahun 2003 mengakuisisi Ballast HAM Dredging (hasil penggabungan antara divisi pengerukan Ballast Nedam dengan Hollandse Aanneming Maatschappij ('HAM')).[3] Raja Willem-Alexander dari Belanda kemudian menganugerahi Van Oord gelar "Koninklijk" pada tanggal 23 November 2018.[5]
Pada bulan Desember 2016, perusahaan ini bergabung ke dalam konsorsium yang beranggotakan Shell, Eneco, dan Mitsubishi/DGE, yang kemudian memenangkan kontrak proyek Borssele 3 dan 4. Ladang angin ini ditargetkan dapat memproduksi listrik dengan biaya 54,50 sen euro per megawatt-hour, terendah di Belanda pada saat itu.