Vachellia nilotica atau yang lebih dikenal sebagai Acacia nilotica dan juga disebut pohon gom arab atau akasia berduri, adalah pohon berbunga yang termasuk dalam famili Fabaceae. Spesies ini berasal dari wilayah Afrika, Timur Tengah, serta anak benua India.[5][6]
Taksonomi
Spesies pohon ini merupakan spesies tipe dari genus Linnaea Acacia, yang namanya berasal dari bahasa Yunani ἀκακία (akakía), istilah yang digunakan oleh ahli botani Yunani kuno Pedanius Dioskorides (sekitar 40–90 M) dalam bukunya Materia Medica untuk pohon yang dimanfaatkan sebagai obat.[7] Genus Acacia telah lama diketahui tidak monofiletik secara taksonomi, dan meskipun A. nilotica merupakan spesies tipe, pohon ini kemudian dipindahkan ke genus Vachellia, sementara nama Acacia tetap digunakan untuk spesies Australia dan pengecualian terhadap prinsip prioritas ini disetujui mayoritas oleh Kongres Botani Internasional pada tahun 2005. Perubahan ini tetap menimbulkan kontroversi, khususnya di Afrika, karena V. nilotica adalah spesies ikonik yang masih sering disebut sebagai "akasia".[8]
Nama genus Acacia berasal dari ἀκακία, yang kemungkinan berakar dari kata bahasa Yunani kuno ἄκις (ákis), yang berarti "duri", merujuk pada duri khas pohon ini, atau mungkin berasal dari bahasa pra-Yunani.[9][10] Julukan spesifik nilotica kemungkinan diberikan oleh Carolus Linnaeus merujuk pada daerah penyebaran pohon ini di sepanjang Sungai Nil. Di Australia, pohon ini dikenal sebagai akasia berduri, meskipun, berbeda dengan etimologi Dioskorides, spesies Acacia asli Australia tidak memiliki duri.[11]
Deskripsi
Acacia nilotica, juga dikenal sebagai Vachellia nilotica, adalah pohon yang dapat tumbuh setinggi 5 hingga 20 meter dengan mahkota bulat yang padat. Batang dan cabangnya umumnya berwarna gelap hingga hitam dengan kulit kayu yang retak, sedangkan tebasannya berwarna abu-abu-merah muda dan mengeluarkan getah karet merah yang berkualitas rendah. Pohon muda memiliki duri tipis, lurus, dan berwarna abu-abu terang yang tumbuh berpasangan di ketiak daun, biasanya terdiri dari 3 hingga 12 pasang, dengan panjang 5–7,5 cm; pohon dewasa umumnya kehilangan durinya. Daunnya memiliki pinula ganda, masing-masing memiliki 3–6 pasang pinula, dengan 10–30 selebaran yang berbulu halus atau tomentosa dan rakis yang dilengkapi kelenjar di bagian bawah sepasang pinula terakhir. Bunganya tersusun dalam kepala bulat berkilau dengan diameter 1,2–1,5 cm, berwarna kuning keemasan cerah, dan muncul baik di ketiak daun maupun di ujung cabang pada tangkai sepanjang 2–3 cm. Polongnya sangat sempit, berbulu, berwarna putih-abu-abu, tebal, dan lembut berselaput tomentosa, mengandung biji yang kecil dan padat, dengan perkiraan sekitar 8.000 biji per kilogram.[12]
Persebaran
Acacia nilotica atau Vachellia nilotica berasal dari wilayah Mesir, menyebar melintasi Maghreb dan Sahil, hingga selatan ke Mozambik dan KwaZulu-Natal di Afrika Selatan, serta ke timur melalui Semenanjung Arab hingga anak benua India dan Myanmar. Spesies ini telah dinaturalisasi di banyak wilayah di luar daerah asalnya, termasuk Zanzibar dan Australia, dan penyebarannya sebagian besar dibantu oleh aktivitas ternak.[11][13]
↑"Acacia nilotica (acacia)". Plants & Fungi. Royal Botanic Gardens, Kew. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Januari 2010. Diakses tanggal 28 Januari 2010.
↑Beekes, Robert (2010). "ἀκακία". Etymological Dictionary of Greek. Brill. hlm.46.
12"Prickly acacia – Acacia nilotica". Weed Management Guide(PDF) (Report). Weeds of National Significance. 2003. ISBN978-1-920932-14-5. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2016-04-08. Diakses tanggal 2025-12-01– via weeds.org.au.