Vaccinium ovatum adalah spesies huckleberry Amerika Utara dari famili heather yang umumnya dikenal sebagai evergreen huckleberry, winter huckleberry, cynamoka berry, dan California huckleberry . [1][2][3] Tanaman ini tersebar luas di Pantai Pasifik Amerika Utara, mulai dari British Columbia bagian selatan hingga California bagian selatan. Tanaman ini merupakan semak berkayu tinggi yang menghasilkan buah beri yang berdaging dan dapat dimakan di musim panas. Tanaman ini digunakan sebagai makanan, penghias lanskap alami, dan rangkaian bunga.
Deskripsi
Vaccinium ovatum adalah semak tegak yang tumbuh tinggi dan dianggap sebagai tanaman yang tumbuh lambat.[4] Semak ini memiliki batang berkayu dengan kulit kayu merah cerah.[5]Daunnya berbentuk lilin, tersusun bergantian, dan berbentuk telur;[6] panjangnya sekitar 1 cm dengan tepi bergerigi halus. [6][7] Daunnya memiliki beragam warna mulai dari hijau tua hingga merah terang,[4] karena intensitas paparan sinar matahari yang berbeda, [4] semakin tinggi intensitasnya maka daunnya akan semakin merah.[4]
Vaccinium ovatum menghasilkan bunga pada awal musim semi hingga awal musim panas dengan bunga berwarna putih dan merah muda muda.[8] Bunga-bunga ini berbentuk urceolate, yang berarti mereka menggantung di bawah batang tempat mereka tumbuh. [8] Bunga-bunga ini juga biseksual, yang berarti mereka memiliki kedua organ yang menghasilkan mikrogamet, dan megagamet.[5] Bunga-bunga ini memiliki lima bagian bunga, dan melalui siklus hidup akhirnya membentuk buah beri berdaging lima ruang. [8][4]
Distribusi dan habitat
Vaccinium ovatum berasal dari British Columbia, Washington, Oregon, dan California . Tumbuhan ini ditemukan di wilayah yang berdekatan di sebelah barat Cascades, dari British Columbia bagian selatan hingga hutan redwood di California Coast Ranges . Meskipun sebagian besar berada di pesisir, tumbuhan ini dapat ditemukan hingga 100 kilometer (62mi) di pedalaman Oregon selatan.[2][5][6]
↑Victoria Triolo (13 April 2014). "Vaccinium ovatum". Plant Propagation Reports, Pennsylvania State University. Diakses tanggal 2025-11-15..
12Neill, Kristin E.; Contreras, Ryan N. (February 2022). "Does Inducing Tetraploidy in Vaccinium ovatum Improve Fruit Traits and Plant Architecture?". HortScience. 57 (2): 312–318. doi:10.21273/HORTSCI16332-21.
↑Kerns, Becky K.; Alexander, Susan J.; Bailey, John D. (December 2004). "Huckleberry Abundance, Stand Conditions, and Use in Western Oregon: Evaluating the Role of Forest Management". Economic Botany. 58 (4): 668–678. doi:10.1663/0013-0001(2004)058[0668:HASCAU]2.0.CO;2.
12345Kerns, Becky K.; Alexander, Susan J.; Bailey, John D. (December 2004). "Huckleberry Abundance, Stand Conditions, and Use in Western Oregon: Evaluating the Role of Forest Management". Economic Botany. 58 (4): 668–678. doi:10.1663/0013-0001(2004)058[0668:HASCAU]2.0.CO;2.
123Victoria Triolo (13 April 2014). "Vaccinium ovatum". Plant Propagation Reports, Pennsylvania State University. Diakses tanggal 2023-12-05.
1234Neill, Kristin E.; Contreras, Ryan N. (February 2022). "Does Inducing Tetraploidy in Vaccinium ovatum Improve Fruit Traits and Plant Architecture?". HortScience. 57 (2): 312–318. doi:10.21273/HORTSCI16332-21.
1234Neill, Kristin E.; Contreras, Ryan N. (Februari 2022). "Does Inducing Tetraploidy in Vaccinium ovatum Improve Fruit Traits and Plant Architecture?". HortScience. 57 (2): 312–318. doi:10.21273/HORTSCI16332-21.