Universitas Nagasaki (Jepang: 長崎大学, Nagasaki Daigaku) merupakan universitas nasional di Jepang. Universitas ini dikenal dengan sebutan Chōdai (長大). Kampus utamanya berlokasi di kawasan Bunkyo-machi, Kota Nagasaki, Prefektur Nagasaki, Jepang.[1]
Sejarah
Universitas Nagasaki didirikan pada tahun 1949 melalui penggabungan beberapa institusi pendidikan nasional, yaitu Nagasaki Medical College (beserta Rumah Sakit Perguruan Tinggi dan Fakultas Ilmu Farmasi), Nagasaki College of Economics, Nagasaki Normal School, Nagasaki Youth Normal School, dan Nagasaki High School. Pembentukan ini merupakan bagian dari restrukturisasi sistem pendidikan tinggi di Jepang pasca-Perang Dunia II.[2] Kampus utama universitas, yang kini dikenal sebagai Kampus Bunkyo, menempati area bekas Pabrik Senjata Mitsubishi (Ohashi Plant), yang berlokasi di Kota Nagasaki, Prefektur Nagasaki.[3]
Perguruan Tinggi Kedokteran Nagasaki
Salah satu bangunan di Universitas Nagasaki
Perguruan Tinggi Kedokteran Nagasaki berawal dari Medical Training Institute (Igaku Denshūsho) yang didirikan pada November 1857 oleh kantor cabang Keshogunan Tokugawa. Lembaga ini diajar oleh J. L. C. Pompe van Meerdervoort dan merupakan salah satu sekolah kedokteran bergaya Barat pertama di Jepang. Setelah Restorasi Meiji, lembaga tersebut menjadi sekolah kedokteran negeri, berkembang menjadi Nagasaki Medical Vocational School pada 1901, dan kemudian menjadi Nagasaki Medical College pada 1923.[2]
Selama Perang Pasifik, perguruan tinggi ini membentuk lembaga tambahan seperti Temporary College of Medicine (1940) dan East Asia Research Institute of Endemics (1942), yang kini dikenal sebagai Institute of Tropical Medicine. Kampus mengalami kerusakan parah akibat bom atom pada 9 Agustus 1945, menewaskan lebih dari 800 dosen, mahasiswa, dan tenaga medis. Setelah perang, perguruan tinggi dipindahkan sementara ke Ōmura (1945) dan Isahaya (1946), sebelum akhirnya direkonstruksi di Kampus Sakamoto dan diintegrasikan ke dalam Universitas Nagasaki pada 1950.[2]
Institut Kedokteran Tropis
Institute of Tropical Medicine Universitas Nagasaki (長崎大学熱帯医学研究所, Nagasaki University Institute of Tropical Medicine, disingkat NUITM atau NEKKEN) merupakan lembaga riset yang berfokus pada studi dasar dan terapan mengenai penyakit tropis dan infeksius. Lembaga ini awalnya berdiri di bawah Nagasaki Medical College dan pada tahun 1949 bergabung dengan institusi lain membentuk Universitas Nagasaki berdasarkan Undang-Undang Pendirian Sekolah Nasional.[4]
Sejak 1946, NUITM aktif meneliti penyakit tropis dan penyakit menular baru, termasuk epidemiologi, pengembangan vaksin, serta terapi. Lembaga ini memiliki kerja sama internasional dengan berbagai negara seperti Vietnam,[5]Filipina,[6] dan Kenya,[7] serta mengoperasikan stasiun penelitian di dua negara terakhir tersebut. Penelitian lapangan di Kenya bahkan menginspirasi lagu, novel, dan film The Lion Standing in the Wind.
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.