Universitas Gakushuin (学習院大学code: ja is deprecated , Gakushūin Daigaku) adalah universitas swasta yang terletak di Mejiro, Toshima Ward, Tokyo. Nama Gakushuin secara harfiah berarti "sekolah belajar", berasal dari serapan bahasa tionghoa. Berawal dari institusi pendidikan istana di Kyoto, sekolah ini terus berkembang hingga menjadi menjadi salah satu universitas bergengsi di Jepang hingga kini. Meski sudah terbuka untuk umum, Gakushuin tetap menjadi universitas langganan anggota Keluarga Kekaisaran, kecuali untuk beberapa kasus seperti Putri Mako dan Putri Kako.[3][4] Gakushuin memiliki reputasi sebagai universitas kecil yang membatasi penerimaan mahasiswa untuk menjamin keseimbangan antara staf pengajar dan mahasiswa (small group teaching).[5]
Sejarah berdirinya Universitas Gakushuin tak lepas dari perkembangan Yayasan Sekolah Gakushuin yang bermula didirikan pada tahun 1847 sebagai institusi pendidikan bagi kalangan Keluarga Kaisar, bangsawan istana (kuge) dan kemudian bangsawan feodal (daimyo) yang disatukan dalam kelas kazoku. Didirikan di Kyoto, ibukota kekaisaran kuno, sekolah ini awalnya bernama Gakushujo. Pendiriannya diprakarsai oleh Kaisar Ninkō, meskipun ia wafat sebelum melihat pembukaannya, dan kemudian diresmikan oleh penerusnya, Kaisar Kōmei. Setelah Restorasi Meiji, Sekolah Gakushuin pindah ke kampus baru di Kanda Nishikicho, Tokyo pada tahun 1877.[7][8]
Pada tahun 1884, sekolah yang awalnya ditujukan kepada kalangan ninggrat berubah menjadi sekolah negeri dengan pengawasan dari Badan Rumah Tangga Kekaisaran. Sejak saat itu sekolah mulai terbuka bagi orang awam di luar kalangan bangsawan. Mengikuti setelah itu didirikan bagian pendidikan tinggi selama 12 tahun dari 1893 sampai 1905 dengan bidang diantaranya ilmu politik, hukum, dan sastra.
Setelah 1884 kampus mengalami dua kali perpindahan yaitu di Toranomon (1888) dan Yotsuya (1890), sebelum akhirnya bertempat di Mejiro pada tahun 1908 di lahan seluas 200.000 m².
Setelah Perang Asia Timur Raya, kewenangan Badan Rumah Tangga Kekaisaran terkait pengelolaan Sekolah Gakushuin dilucuti. Ini menandakan berakhirnya status Sekolah Gakushuin sebagai sekolah negeri, dan operasional selanjutnya dijalankan oleh Yayasan Sekolah Gakushuin. Pada tahun 1949 sebagai tindak lanjut reformasi pendidikan, Gakushuin didirikan sebagai Universitas dimulai dengan didirikannya Fakultas Sastra dan Politik dan Fakultas MIPA.[9]
Akademik
Halaman di depan Pusat Penelitian dan Pendidikan
Perguruan tinggi ini hanya memiliki satu kampus yaitu di Mejiro, Tokyo. Universitas Gakushuin terdiri dari 5 fakultas (17 departemen/jurusan), satu sekolah profesi dan 7 sekolah pasca sarjana dengan sekitar 10.000 mahasiswa. :
Mulai tahun 2018, universitas memperkenalkan Ujian Inti dan Ujian Plus sebagai ujian masuk umum. Pada tahun akademik 2021 , ujian masuk umum diubah namanya menjadi sistem seleksi umum, dan selain ujian Inti dan Plus, diperkenalkan sistem seleksi umum baru yang disebut "Ujian Umum Masuk Universitas". (Universitas tidak menggunakan Ujian Pusat Nasional untuk Penerimaan Universitas, yang telah berlaku hingga tahun akademik 2020.) Dalam proses seleksi umum tahun 2022 , 4.911 dari 15.981 pelamar diterima (rasio 3,3), dan 2.304 mahasiswa diterima.[10]
Selain sistem seleksi umum, terdapat juga sistem seleksi khusus seperti Seleksi Rekomendasi Sekolah, Seleksi Komprehensif (AO), dan Penerimaan untuk Pekerja Dewasa, tetapi sistem ini tidak selalu diterapkan di semua fakultas.[11] Proses seleksi umum (Tes Inti, Plus, atau Tes Umum) bervariasi menurut departemen, tetapi pada tahun 2024/2025 ada empat pilihan (Tes Inti diberikan di semua departemen)[12]:
Semua Tes (Tes Inti, Plus dan Umum)
Fakultas Hukum: Departemen Hukum, Departemen Ilmu Politik
Fakultas Ekonomi: Departemen Ekonomi
Fakultas Sastra: Departemen Pendidikan
Fakultas Sains: Departemen Kimia
Fakultas Ilmu Sosial Internasional: Departemen Ilmu Sosial Internasional
Tes Inti dan Umum
Fakultas Sastra: Departemen Filsafat, Departemen Sejarah, Departemen Budaya Inggris dan Amerika, Departemen Budaya Berbahasa Jerman dan Departemen Budaya Bahasa Jepang.
Fakultas MIPA: Departemen Ilmu Hayati
Tes Inti dan Plus
Fakultas Ekonomi: Departemen Administrasi Bisnis
Fakultas Sastra: Departemen Psikologi Faculty of Letters: Department of Psychology;
Fakultas MIPA: Departemen Fisika, Departemen Matematika
Tes Inti Saja
Fakultas Sastra: Departemen Bahasa dan Sastra Jepang
Ujian Masuk Sekolah Pascasarjana
Pada tahun akademik 2022, terdapat 306 pelamar dan 161 yang diterima mahasiswa yang terdaftar untuk Program Magister dan Doktoral secara gabungan.
Institut Penelitian Budaya Timur
Museum Sejarah
Insitut Penelitian Budaya Timur didirikan pada tahun 1952 dan telah menjadi pusat studi Asia Timur selama 6 dasawarsa. Fokus dari penelitiannya ialah wilayah Asia Timur terutama Korea dan Tiongkok. Setiap tahunnya Institut menerbitkan jurnal "Journal of Asian Cultures" yang juga berisi kajian dari penelitian di luar institut.[13]
Institut Sains Biomolekular
Institut Sains Biomolekular atau Institute for Biomolecular Science (IBS) di Universitas Gakushuin merupakan pusat riset interdisipliner terkemuka yang berfokus pada pengungkapan mekanisme fundamental kehidupan pada tingkat molekuler, dengan keunggulan khusus dalam bidang struktur protein, biologi tanaman, dan transduksi sinyal seluler. Menurut data dari Research.com (2026)[14], universitas ini mempertahankan posisi kompetitif di Jepang pada disiplin Genetika dan Biokimia, sementara laporan dari Nature Index secara konsisten menyoroti tingginya rasio publikasi riset berkualitas tinggi yang dihasilkan oleh para penelitinya dibandingkan dengan total output institusi secara keseluruhan. Dengan dukungan dana hibah kompetitif dari KAKENHI (JSPS)[15], IBS berhasil mengintegrasikan penelitian sains dasar yang inovatif ke dalam pendidikan pascasarjana, yang memperkuat ekosistem riset di kampus Mejiro dan mendorong kolaborasi lintas disiplin antara biologi, kimia, dan fisika untuk memecahkan masalah biologis kompleks.[16]
Pusat Penelitian Fisika Dasar
Pusat ini terkenal dengan penelitiannya di bidang Fisika Kuantum. Kelompok penelitian di bawah Profesor Takuya Hirano dikenal luas karena pencapaian dalam optik kuantum (quantum optics) dan teknologi informasi kuantum, termasuk distribusi kunci kuantum variabel kontinu (CV-QKD). Pusat ini menekankan "curiosity-driven research" (penelitian yang didorong oleh rasa ingin tahu), memberikan kebebasan kepada peneliti untuk mengeksplorasi ide-ide fundamental tanpa tekanan komersial langsung.
Kehidupan Kampus
Tradisi Festival
Kehidupan mahasiswa di Gakushuin diwarnai oleh acara-acara yang memadukan budaya pop modern dengan tradisi istana yang luhur.
Gakushuin University School Festival "Orinsai": Festival tahunan ini (diadakan awal November) adalah puncak kegiatan kemahasiswaan. Berbeda dengan festival universitas lain yang mungkin liar, Orinsai mempertahankan elemen keanggunan, meskipun tetap menghadirkan artis pop populer seperti grup Da-iCE. Nama "Orinsai" sendiri memiliki konotasi keindahan dan martabat. [17]
Tradisi Gagaku: Berkat dukungan Kasumi Kaikan (asosiasi mantan bangsawan), universitas secara rutin mengadakan pertunjukan dan lokakarya musik istana kuno (Gagaku). Mahasiswa, termasuk mahasiswa internasional, diberi kesempatan langka untuk mempelajari instrumen seperti Hichiriki dan Biwa langsung dari ahli istana, sebuah privilese yang hampir tidak mungkin ditemukan di universitas lain. [18]
Rivalitas Empat Universitas
Gakushuin adalah anggota kunci dari Four Universities Athletic Competition (Yon Daigaku Undo Kyogi Taikai), sebuah aliansi olahraga tradisional yang mencakup:
Universitas Gakushuin
Universitas Seikei
Universitas Seijo
Universitas Musashi
Keempat universitas ini berbagi karakteristik serupa: berasal dari sekolah elite pra-perang, berlokasi di distrik mewah Tokyo, dan memiliki basis alumni yang kuat di kalangan pemimpin bisnis konservatif. Kompetisi ini, yang mencakup berbagai cabang olahraga, memperkuat identitas kelompok "Ivy League mini" versi Tokyo ini dan menjadi ajang jejaring sosial yang penting bagi mahasiswa. [19]
Mahasiswa Asing
Universitas Gakushuin di Tokyo, Jepang dikenal tidak hanya sebagai institusi pendidikan tinggi dengan tradisi panjang dan koneksi kuat ke keluarga kekaisaran, tetapi juga sebagai destinasi studi bagi mahasiswa internasional: setiap tahunnya kampus ini menerima sekitar lebih dari 100 mahasiswa luar negeri yang membiayai sendiri serta sekitar 40 mahasiswa pertukaran dari universitas mitra di seluruh dunia, yang dapat mengikuti kelas bahasa Jepang, bergabung dalam kegiatan budaya, dan mengambil sejumlah mata kuliah yang diajarkan dalam bahasa Inggris terutama di Fakultas Ilmu Sosial Internasional. Sistem dukungan seperti program “buddies” dan kegiatan lintas budaya dirancang untuk membantu mereka beradaptasi dan merasakan kehidupan akademik di Jepang secara bermakna.[20]
Peringkat akademik
Universitas ini berada di peringkat ke-72 pada tahun 2010 (ke-63 pada tahun 2009, ke-78 pada tahun 2008) dalam peringkat Truly Strong Universities yang dikeluarkan oleh Toyo Keizai. Karena Gakushuin berfokus pada Ilmu Sosial dan pendidikan Humaniora ketimbang Ilmu Pengetahuan Alam, hal ini mengakibatkan Gakushuin berperingkat lebih rendah dari universitas lainnya.[21]
Dalam pemeringkatan Times Higher Education Japan University Rankings 2025, Gakushuin berada di peringkat sekitar ke-26 di antara universitas swasta di Jepang dengan skor yang dinilai oleh THE dan Benesse Group. [22]
Gakushuin pernah tercatat berada di peringkat 51–55 di Jepang dan 301–350 di Asia pada 2019 menurut QS World University Rankings.[23] Sedangkan pemeringkatan oleh Times Higher Education Supplement menempatkan Gakushuin di rangking ke 48 se-Jepang.
Kinerja penelitian
Perguruan Tinggi Negeri di Jepang umumnya memiliki standar riset tinggi dibandingkan dengan universitas swasta pada umumnya. Namun, Gakushuin adalah salah satu dari sedikit universitas swasta yang bersaing dengan universitas nasional terkemuka. Menurut Quacquarelli Symonds Gakushuin mendapatkan peringkat ke-6 di Jepang sebagai universitas riset dan terbaik ke-9 di Asia dalam hal kutipan per paper.[24]
Peringkat sekolah pascasarjana
Sekolah Hukum Gakushuin adalah yang ke 24 pada tahun 2009 dan 25 pada tahun 2010 di Jepang berdasarkan jumlah kandidat yang berhasil untuk ujian profesi advokat.[25]
Peringkat alumni
Menurut pemeringkatan oleh Yomiuri Weekly 2008, alumni Gakushuin memiliki calon lulusan terbaik ke-3 di antara universitas-universitas Jepang lainnya, selain itu juga berada di peringkat teratas dalam bidang industri Keuangan dan Pariwisata.
École des Mines de Paris menempatkan Universitas Gakushuin sebagai yang ke-92 di dunia pada tahun 2010 dalam hal jumlah alumni yang terdaftar di antara CEO di 500 perusahaan terbesar di dunia.[26]
Popularitas dan selektivitas
Gakushuin menerima 7.58 pelamar per kursi (13.765 / 1.815) dalam penerimaan program S1 pada tahun 2011.[27] Ujian masuknya juga sangat ketat.[28][29][30]
↑"Archived copy"(PDF). Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2011-07-20. Diakses tanggal 2011-04-29. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
↑"Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-17. Diakses tanggal 2019-10-22.
↑National and Public universities apply different kinds of exams, so it's only comparable between universities in the same category.
↑e.g. Yoyogi seminar published Hensachi (the indication showing the entrance difficulties by prep schools) rankings "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-04-22. Diakses tanggal 2016-07-29. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
↑Japanese journalist Kiyoshi Shimano ranks its entrance difficulty as A1 (2nd most selective/out of 11 scales) in Japan. 危ない大学・消える大学 2012年版 (dalam bahasa Japanese). YELL books. 2011. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)