Universitas Ibn Khaldun Bogor atau disingkat UIKA adalah sebuah perguruan tinggi Islam swasta di Kota Bogor, Jawa Barat, yang didirikan oleh para tokoh ulama di Bogor dan merupakan kampus Islam tertua di kota tersebut.[1] Kampus UIKA terletak di Jl. K.H. Sholeh Iskandar Raya Km. 2, Kedung Badak, Bogor 16161.
Sejarah Singkat
Universitas Ibn Khaldun Bogor[2] dengan nama singkatan UIKA Bogor yang dalam bahasa Arab Jami’ah Ibn Khaldun Bogor dan dalam bahasa Inggris Bogor Ibn Khaldun University adalah perguruan tinggi swasta yang dimiliki Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun Bogor. dengan akreditasi institusi UNGGUL berdasarkan No. SK: 2827/SK/BAN-PT/Ak/PT/X/2025
UIKA Bogor didirikan di Bogor pada tanggal 7 Dzul Qaidah 1380 Hijriah bertepatan dengan tanggal 23 April 1961 Masehi sesuai dengan Keputusan Badan Pengurus Yayasan Ibnu Chaldun Jakarta No. 31/DPP/1961 tanggal 23 April 1961. Tanggal 23 April ditetapkan sebagai Milad Universitas. Para pendiri UIKA Bogor adalah K.H. Sholeh Iskandar, Dr. H. Marzoeki Mahdi, Ir. Prijono Hardjosentono, Prof. Dr. Mr. Abdullah Siddiq, R.S.A. Kartadjumena, Dr. H. Ali Audah, R.S.A. Kartadjumena, E.M. Kahfie, R.M. Oentoro Koesmardjo, Yunus Dali, Bc.Hk.
Fakultas & Program Studi
UIKA Bogor memiliki 6 Fakultas dan 1 Sekolah Pascasarjana dengan 37 Program studi, adapun rinciannya sebagai berikut:
Universitas Ibn Khaldun Bogor menerima mahasiswa kelas internasional untuk kuliah. Mereka yang mengikuti kuliah dan telah lulus dari Universitas Ibn Khaldun Bogor di antaranya berasal dari Singapura, Malaysia, dan lain-lain.
Prestasi
UIKA Bogor menyematkan nama Ibnu Khaldun, seorang tokoh yang menulis buku yang cukup berpengaruh berjudul Muqaddimah. Semangat literasi di UIKA Bogor telah digiatkan dengan berbagai aktivitas penerbitan buku-buku, tidak hanya di bidang sosial, tetapi sudah merambah bidang yang lebih luas seperti teknologi dan kesehatan.
Kegiatan mahasiswa UIKA Bogor juga semakin banyak dan beragam. Berbagai upaya peningkatan kualitas tersebut membuat UIKA Bogor mendapatkan berbagai apresiasi. Tahun 2019 UIKA Bogor menjadi 100 besar perguruan tinggi di Indonesia. Tahun 2022, Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun mendapatkan 4 penghargaan PTKIS dari Kopertais II Jawa Barat, yaitu peringkat I kategori jurnal terbaik, peringkat I kategori dosen terbaik, peringkat I kategori mahasiswa terbanyak, peringkat II kategori akreditasi program studi. Sementara itu, tahun 2022 Universitas Ibn Khaldun berada pada rangking 120 Top Islamic Universities in the world versi UniRank, yang naik menjadi ranking 103 pada tahun 2023.
Rektor
Semenjak pertama kali berdiri, UIKA Bogor telah dipimpin oleh 12 Rektor, diantaranya sebagaimana dituliskan pada tabel di bawah ini: