UNIGO merupakan perkembangan dan peningkatan status dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dualimo Lo Pohalaa Gorontalo di Limboto. Pengalihan status ini didasarkan atas Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 80/D/0/2001, tanggal 10 Juli 2001.
Sejarah
Universitas Gorontalo (UNIGO) merupakan perguruan tinggi yang didirikan oleh Yayasan Duluwo Limo Lo Pohala'a pada tanggal 8 Oktober 1986. Saat itu, perguruan tinggi ini masih berbentuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE).
Dalam perkembangannya, STIE Duluwo Limo Lo Pohala'a kemudian membuka program studi dan jenjang, dengan status sebagai berikut:
Ekonomi Pembangunan (S-1, Terdaftar),
Manajemen Perbendaharaan (S-1, Terdaftar),
Manajemen Perusahaan (S-1, Diakui), dan
Perencanaan Pembangunan (S-1, Terdaftar)
Sejak tahun 1977, tercatat bahwa perguruan tinggi ini memiliki 509 mahasiswa, 17 dosen biasa, dan 31 dosen luar biasa. Sedangkan untuk sarana dan prasarana, perguruan tinggi ini memiliki, antara lain, koleksi buku 848 judul, terdiri atas 1.417 eksemplar.
Luas Area
Tanah milik kampus UNIGO tercatat seluas 17.226 m2, dengan bangunan yang dimiliki seluas 3.646 m2.
Fakultas dan Pascasarjana
Universitas Gorontalo (UNIGO) selaku salah satu universitas swasta unggulan di Gorontalo memiliki beberapa Program Studi yang diminati, diantaranya:[2]
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan
Program Studi S1 Manajemen
Program Studi S1 Akuntansi
FAKULTAS HUKUM
Program Studi S1 Ilmu Hukum
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
Program Studi S1 Administrasi Negara
Program Studi S1 Ilmu Pemerintahan
FAKULTAS PERTANIAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN
Program Studi S1 Teknologi Hasil Pertanian
Program Studi S1 Kehutanan
Program Studi S1 Perikanan
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat
Program Studi S1 Gizi
Program Studi D4 Manajemen Informasi Kesehatan / Rekam Medik