Unicron pertama kali diperkenalkan tahun 1986, saat dirilisnya film The Transformers: The Movie. Ia menjadi tokoh utama film tersebut, dan bertekad menghancurkan semua yang ada di galaksi ini, dari mulai matahari, bintang, dan planet. Dengan ukuran yang super raksasa[2] dan model alternative sebagai planet hidup, Unicron memiliki kekuatan yang besar dan tiada tanding.
Sebagai langkah awal untuk menghancurkan galaksi Bima Sakti, ia memulainya dengan memakan planet kecil bernama Lithone pada tahun 2005. Kemudian seiring dengan perang besar Autobots vs. Decepticons yang mengakibatkan kehancuran dan kekalahan di pihak Decepticons, ia beraliansi dengan Decepticons, dan membantu Megatron tetap hidup dengan meng-upgrade-nya sebagai Galvatron, dan kemudian membuatkannya tentara baru, yang dibangun dari sisa-sisa tentara Decepticons yang kalah atau tewas.
Tanpa disadari, Hot Rod, yang merupakan Autobots muda memberanikan diri untuk melawan Galvatron. Galvatron yang saat itu berhasil mendapatkan Matrix peninggalan Optimus Prime yang sebenarnya diwariskan kepada Ultra Magnus sebenarnya terlalu kuat bagi Hot Rod, tetapi Hot Rod tak patah arang, ia berhasil menghajar Galvatron, dan merebut Matrix, hingga akhirnya ia memakai Matrix tersebut dan berubahlah Hot Rod menjadi Rodimus Prime.
Selanjutnya, setelah Galvatron berhasil dilemparkan ke luar angkasa, Rodimus kemudian memakai sebagian kekuatan Matrix untuk menghajar Unicron, badan Unicron yang super besar tersebut secara ajaib hancur oleh kekuatan Matrix, dan akhirnya hanya tersisa kepalanya saja yang kemudian terlempar jauh ke luar angkasa.[3]
Di lanjutan serial TV setelah film Transformers: The Movie, Unicron hanya tersisa kepalanya saja yang berkeliaran dan berkeliling di luar angkasa. Ia menjadi salah satu pendukung kelanjutan cerita serial Transformers original. Tak lama berselang, Cyclonus mengunjungi kepala Unicron, dan kemudian disusul oleh hantu Starscream yang mengaktifkan kembali system Unicron dan memintanya agar mengembalikan tubuh Starscream yang baru. Unicron menyetujuinya, tetapi Starscream terlebih dulu harus bekerja kepada Unicron.
Dengan menguasai tubuh Scourge, Starscream mengerjakan pekerjaan pertamanya yaitu mencuri mata Metroplex, yang sayangnya satu di antaranya pecah. Sebagai gantinya ia mencuri mata dari Trypticon. Dan pekerjaan tersebut berhasil dengan baik.
Pekerjaan kedua adalah membawa pergi Trypticon. Sebelumnya, Starscream mematikan system navigasi Trypticon yang kemudian membuatnya dengan leluasa bisa membawa pergi Trypticon ke kepala Unicron. Pekerjaan kedua beres.
Pekerjaan ketiga adalah menempelkan mata ke kepala Unicron dan selanjutnya menempelkan kepala Unicron ke Cybertron yang dimaksudkan sebagai tubuh baru Unicron. Melihat hal ini, Scourge langsung kabur. Dan Starscream kemudian memaksa agar Unicron segera mengembalikan tubuhnya seperti semula supaya ia bisa menempelkan kepala Unicron ke Cybertron, Unicron menyetujuinya, tetapi setelah tubuh Starscream kembali, Starscream mengingkari janjinya dengan berkata: Tempelkan saja sendiri, aku tidak mau melakukan pekerjaan tersebut, dan ia langsung kabur sebelum akhirnya ditembak mati oleh Galvatron.
Sementara itu, kepala Unicron berhasil dibom oleh Autobots, sehingga ia kembali ke bentuk semula sebagai kepala tanpa badan, dan tidak ada seorang pun yang tahu apakah ia masih aktif hidup atau sudah mati.
Beberapa waktu kemudian, pihak Decepticons yang dikomandani Cyclonus dan Scourge mencoba mencari anti-elektron di kepala Unicron, dan mereka juga membawa pasukan baru, yaitu tim Terrorcons. Bersamaan dengan itu, Grimlock (yang tiba-tiba menjadi pintar karena tersetrum) membuat sebuah tim baru bernama Technobots, yang dibuat dari sisa-sisa komponen suku cadang Unicron, dan tim tersebut kemudian mengantarkan Autobots mengalahkan Terrorcons, dan menghalau Decepticons.
Dalam sebuah wawancara pernah dituturkan bahwa bila serial Transformers AS dilanjutkan, maka Unicron akan kembali muncul dengan kombinasi bersama Quintessons.