Tumbuhan ini berbeda dari buckeye dalam genus terkait Aesculus, namun biji dan buah kacangnya serupa.[8][6][9][10] Genus terkait lainnya yang serupa adalah soapberry (genus Sapindus). Biji Ungnadia beracun meskipun rasanya manis, dan terkadang digunakan sebagai kelereng.[11] Dedaunannya beracun dan jarang dimakan oleh ternak, tetapi lebah menghasilkan madu dari nektar bunganya.[6]
Deskripsi
Ungnadia speciosa adalah semakpeluruh atau pohon kecil (< 25kaki) yang sering kali memiliki banyak batang. Daunnya (5–12 inci or 13–30 sentimeter) berseling dan majemuk menyirip dengan 5 sampai 9 anak daun. Anak daunnya panjang (3–5 inci or 7,6–12,7 sentimeter), sempit, dan runcing dengan sedikit gerigi.[12][6]
1234Little, Elbert L. (1994) [1980]. The Audubon Society Field Guide to North American Trees: Western Region (Edisi Chanticleer Press). Knopf. hlm.544. ISBN0-394-50761-4.
↑Endlicher, Stephan (1839). Novarum stirpium decas I-X. Vindobonae :Typis Sollingerianis. hlm.75. Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
↑Young, James A.; Young, Cheryl G. (2009). Seeds of Woody Plants in North America. Dioscorides Press. ISBN978-1-60469-112-2.
↑Bonner, Franklin T.; Karrfalt, Robert P., ed. (2008). The Woody Plant Seed Manual. Vol.Agric. Handbook No. 727. Washington, DC.: U.S. Department of Agriculture, Forest Service.
↑Burns, Russell M.; Honkala, Barbara H., ed. (1990). Silvics of North America. Vol.Agric. Handbook No. 654. Washington, DC.: U.S. Department of Agriculture, Forest Service.