Turritopsis dohrnii, atau yang juga dikenal sebagai ubur-ubur abadi, adalah sebuah spesiesubur-ubur kecil yang abadi secara biologis[2][3] yang ditemukan di seluruh dunia pada perairan iklim sedang hingga tropis. Spesies ini menjadi salah satu dari sedikit kasus di mana suatu hewan mampu kembali ke tahap kolonial yang tidak dewasa secara seksual setelah mencapai kedewasaan seksual sebagai sebuah individu yang soliter.
Seperti kebanyakan hydrozoa lainnya, fase hidup spesies ini dimulai sebagai larva kecil perenang bebas yang dikenal sebagai planula. Setelah planula menemukan tempat yang cocok untuk menetap, planula akan berubah menjadi koloni polip yang terjangkar ke dasar laut. Semua polip dan ubur-ubur yang berasal dari satu planula tunggal adalah klon yang mirip secara genetik.[4] Polip-polip ini lalu berubah menjadi wujud yang sangat bercabang, yang asing di antara ubur-ubur. Bentuk ubur-ubur khas dari Cnidaria ini, yang dikenal sebagai medusa, lalu memisahkan diri dari polip-polip untuk melanjutkan fase hidupnya dalam wujud perenang bebas, sebelum akhirnya mencapai kedewasaan seksual. Saat telah dewasa secara seksual, mereka diketahui dapat memangsa spesies ubur-ubur lainnya dengan cepat. Bila ubur-ubur T. dohrnii terkena tekanan lingkungan, serangan fisik, sakit, atau telah tua, spesies ini dapat kembali ke wujud polipnya, membentuk sebuah koloni polip baru.[5] Proses ini dimungkinkan oleh sebuah proses perkembangan sel yang dikenal sebagai transdiferensiasi, yang mengubah kondisi sel-sel yang terdiferensiasi menjadi jenis-jenis sel yang baru.
Secara teoretis, proses ini dapat berlangsung selamanya, membuat ubur-ubur ini abadi secara biologis,[3][6] meski pada kenyataannya individu-individu masih tetap dapat mati. Di alam, kebanyakan T. dohrniii akan terkena predasi atau penyakit pada tahap medusa tanpa kembali ke wujud polipnya.[7]
Kemampuan keabadian biologis ini menjadikan spesies ini sebagai subjek penelitian penting dalam penuaan biologis dan farmasi.[8]
↑Bavestrello, Giorgio; Christian Sommer; Michele Sarà (1992). "Bi-directional conversion in Turritopsis nutricula (Hydrozoa)". Scientia Marina. 56 (2–3): 137–140.
12Piraino, Stefano; F. Boero; B. Aeschbach; V. Schmid (1996). "Reversing the life cycle: medusae transforming into polyps and cell transdifferentiation in Turritopsis nutricula (Cnidaria, Hydrozoa)". Biological Bulletin. 190 (3): 302–312. doi:10.2307/1543022. JSTOR1543022. PMID29227703.