Triton adalah alat musiktradisional masyarakat Papua yang terbuat dari cangkang siput Charonia tritonis. Triton dimainkan dengan cara ditiup.[1] Alat musik ini terdapat di seluruh pantai, terutama di daerah Biak, Yapen, Waropen, Nabire, Wondama, serta kepulauan Raja Ampat.[2] Awalnya, alat ini hanya digunakan untuk sarana komunikasi atau sebagai alat panggil atau pemberi tanda.[3] Selanjutnya, alat ini juga digunakan sebagai sarana hiburan dan alat musik tradisional.[4]