Lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 6 Februari 1971, Tri Budi Utomo adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1994, di mana ia dilantik sebagai letnan dua infanteri pada 26 Juli 1994. Kemudian ia bergabung dengan korps baret merah Kopassus setelah menyelesaikan pendidikan korps khusus pada tahun 1995.[3]
Karier Militer
Tri bertugas di Kopassus selama tahun-tahun awal dinas militernya, di mana ia ditugaskan dalam operasi militer di Timor Timur pada tahun 1998, Irian Jaya pada tahun 2001, dan kontra-pemberontakan di Aceh pada tahun 2004. Ia mengikuti kursus kontra-terorisme dan diperintahkan untuk mengikuti Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat pada tahun 2009. Ia dipromosikan menjadi letnan kolonel pada tahun 2010 dan menjadi komandan batalion ke-811 di Kopassus dari tahun 2011 hingga 2012. Kemudian ia menjabat sebagai komandan distrik militer kota Bandar Lampung hingga tahun 2013. Kemudian ia kembali ke Kopassus dengan pangkat kolonel, menjabat sebagai asisten urusan personalia untuk komandan Muhammad Herindra dari tahun 2015 hingga 2016 dan Sebagai komandan unit kontraterorisme Kopassus dari tahun 2016 hingga 2017. Kemudian, ia mengikuti Sekolah Komando dan Staf Umum Angkatan Bersenjata pada tahun 2017.[3]
Pada tahun 2018, Tri dipindahkan ke Paspampres (pasukan pengawal presiden) sebagai komandan grup A, yang bertanggung jawab atas keamanan Presiden Joko Widodo. Ia bertugas dalam peran ini hingga tahun 2019, di mana ia berpartisipasi dalam pengamanan kunjungan presiden ke Afghanistan yang bergejolak. Setelah masa tugasnya di Paspampres, ia dipromosikan menjadi Komandan Korem Militer Wijayakrama, dari tahun 2019 hingga 2020. Peran ini memberinya promosi menjadi brigadir jenderal ketika komando militer tersebut ditetapkan kembali sebagai komando tipe A.[4]
[[Berkas:Tri_Budi_Utomo_shaking_hands_with_UI_rector_Heri_Hermansyah_at_the_University_of_Indonesia_Graduation_Ceremony,_13_September_2025.jpg|thumb|Tri Budi Utomo berjabat tangan dengan rektor UI Heri Hermansyah.
Pada tahun 2020, ia kembali ke Kopassus sebagai wakil komandan jenderal, bertugas hingga tahun 2021. Atasannya, Komandan Jenderal Mohamad Hasan, juga pernah menjabat sebagai komandan Grup A Paspampres. Kariernya terus menanjak ketika ia diangkat menjadi Komandan Paspampres pada Agustus 2021, posisi yang dipegangnya hingga Juni 2022, sebelum diangkat menjadi Panglima Komando Daerah Militer VI/Mulawarman. Pada 18 Oktober 2024, Tri diangkat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan.[5] Ia dilantik pada tanggal 14 November[6] dan dipromosikan menjadi letnan jenderal pada tanggal 6 Desember.[7] Pada tanggal 21 Februari 2025, ia diangkat sebagai Komisaris Utama PT Len Industri.[8]
Kehidupan Pribadi
Tri menikah dengan Rahma Dewi Suryantari dan memiliki dua anak.[9]
Penghargaan
Tanda Kehormatan
Tri Budi Utomo mendapatkan sejumlah tanda kehormatan atas prestasi dan jasanya baik dari dalam maupun luar negeri, di antaranya:[10]
Dada kanan
Dada kiri
Master Parachutist Badge (US Army)
Master Parachutist Badge (Singapore Army)
Sayap Jurulatih Payung Terjun (Malaysian Armed Forces)
↑Putra, Erik Purnama (6 September 2020). "Dua Eks Pengawal Jokowi Kini Pimpin Kopassus"[Two Former Jokowi Bodyguards Now Lead Kopassus]. Republika Online. Diakses tanggal 18 September 2025.