Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (lahir 23 Januari 1957), dikenal dengan nama Cok Ace adalah seorang politikus, ilmuwan, dan bangsawan Indonesia yang merupakan Wakil Gubernur Bali ke-9 dari tahun 2018 hingga 2023, Sebelumnya ia adalah Bupati Gianyar ke-10 dari tahun 2008 hingga 2013.[2][3]
Pada tahun 1910, Tjokorda Gde Agung Sukawati lahir sebagai putra bungsu dari Raja Ubud, Tjokorda Gde Agung Sukawati (disebut juga Tjokorda Gede Putra Sukawati), yang menjadi ahli waris Kerajaan Ubud sekaligus ayah dari Cok Ace. Tjokorda Gde Agung Sukawati memiliki istri antara lain, Anak Agung Rai Mengwi, istri pertama, di mana dari pernikahan ini ia tidak memiliki keturunan, sehingga menikah untuk kedua kalinya dengan A.A. Niyang Agung dan memiliki seorang putri yakni Tjokorda Istri Atun Sukawati alias Cok Atun. Cok Atun menikah ke Puri Singapadu, Singapadu, Sukawati, Gianyar.[4]
Baru pada pernikahannya yang ketiga pada tahun 1940, bersama Anak Agung Rai Bumbungan, disebut juga A.A. Niyang Rai Bungbungan, asal Puri Bungbungan, Bungbungan, Banjarangkan, Klungkung, Tjokorda Gde Agung Sukawati dikaruniai tiga anak laki-laki, yakni Cok Ace, Tjokorda Gde Putra Sukawati alias Cok Putra yang kini menjadi panglingsir Puri Agung Ubud dan Tjokorda Gde Raka Sukawati alias Cok De.
A.A. Niyang Rai Bungbungan, Ibu Cok Ace, meninggal tahun 2011.[5]
Pada tanggal 10 Oktober 2018, Tjokorda Gde Bayuputra Sukawati atau disebut juga dengan panggilan Cok Tra yang merupakan putra kedua Cok Ace menikah dengan Cokorda Istri Ari Sintya Dewi dari Puri Kemuda Sari Ubud.[6]
Ketertarikan
Seniman
Kemampuan Cok Ace di bidang seni, salah satunya, adalah dengan menjadi Calon Arang atau penari yang membawakan lakon Topeng Sidakarya.[7]