Tinandrose memulai aktivitas kepenulisan secara konsisten sejak sekitar 2018–2019, dengan fokus pada tulisan bertema refleksi batin dan spiritual. Karya pertamanya berjudul Untuk Nama yang Tak Berani Kusebut dalam Doa dan dirilis pada Oktober 2022. Pada saat penerbitan karya tersebut, ia masih menggunakan nama pena Temporarery. Buku ini berisi monolog dan renungan batin yang ditujukan bagi pembaca muda.[9]
Pada Oktober 2025, Tinandrose merilis novel keduanya berjudul Bagaimana Jika Tuhan Bilang Tidak?. Novel ini mengangkat tema doa, takdir, keraguan, serta pergulatan batin dalam kehidupan spiritual. Buku tersebut dipasarkan melalui sistem pre-order sejak 31 Agustus 2025 dan tercatat terjual lebih dari 2.000 eksemplar sebelum kemudian didistribusikan melalui jaringan toko bukuGramedia di Indonesia.[10]
Selain buku cetak, Tinandrose juga membagikan tulisan singkat dan renungan melalui akun media sosial serta akun literasi yang dikelolanya.[11]
Media digital dan siniar
Di bidang media digital, Tinandrose aktif sebagai kreator konten di berbagai platform. Ia menggunakan Instagram dengan nama pengguna @tinandrose, serta TikTok dengan nama pengguna @temporarery, untuk membagikan monolog pendek, kutipan reflektif, dan konten bertema spiritual. Konten-konten tersebut kerap berformat monolog suara dan teks visual.[12]
Tinandrose juga terlibat sebagai pembawa siniar dalam Her Season Podcast, sebuah podcast yang membahas isuperempuan, refleksi kehidupan, dan spiritualitas. Podcast ini dikelola bersama Edrea dan ditayangkan secara berkala melalui YouTube, dengan jadwal rilis setiap hari Sabtu. Selain itu, Tinandrose juga memiliki siniar pribadi yang dirilis melalui Apple Podcasts, dengan tema perjalanan spiritual, pencarian jati diri, healing, dan refleksi kehidupan. Beberapa episode yang dikenal antara lain A Year of Lessons dan Welcome Home.[13]
Kegiatan usaha
Selain berkarya di bidang literasi dan media digital, Tinandrose juga terlibat dalam kegiatan usaha. Ia mengelola merekbusana muslimahNirma Basic dan Nirmalism, yang berfokus pada pakaian muslimah bergaya sederhana. Usaha busana tersebut diketahui berbasis di Jawa Barat.[14]
Selain itu, ia juga berkontribusi dalam pengembangan platform konten perempuan Her Best Media, yang terhubung dengan proyek siniar Her Season.[15]
Bibliografi
Buku
Untuk Nama yang Tak Berani Kusebut dalam Doa (2022)
Bagaimana Jika Tuhan Bilang Tidak? (2025)
Kehidupan pribadi
Tinandrose menikah dengan kreator konten dan YouTuberFiki Naki pada 24 November 2025.[16] Pernikahan tersebut didahului oleh acara pertunangan yang berlangsung pada 9 Oktober 2025, meskipun hubungan keduanya sebelumnya jarang terekspos ke publik.[17]
Dalam kehidupan publiknya, Tinandrose dikenal menjaga privasi. Ia secara konsisten membatasi informasi mengenai latar belakang keluarga dan kehidupan personalnya, serta memilih tampil dengan cadar di ruang publik.[19]