Plot
Asia Reaves dan adiknya, Maria, berusaha melarikan diri dari ayah mereka yang abusif, namun terpojok di area parkir sebuah toko. Asia menembak ayahnya dan kabur meninggalkan Maria. Ayahnya selamat, sehingga Maria harus kembali tinggal bersamanya, sementara Asia akhirnya tertangkap dan dijebloskan ke penjara.
Sepuluh tahun kemudian, Asia tiba di The Virgil, sebuah apartemen mewah bertingkat tinggi di New York, untuk bekerja sebagai pembantu baru. Ia disambut oleh manajer gedung asal Irlandia, Lilith Woodhouse, yang menjelaskan bahwa The Virgil telah berdiri selama 100 tahun dan dihuni oleh kalangan kaya serta elite. Saat Asia sedang tidur, lima orang penyusup bertopeng, yang di antaranya termasuk konglomerat Kevin dan Sharon, masuk ke kamarnya dan menyerangnya. Mereka terkejut mengetahui bahwa Asia bersenjata dan terlatih dalam bela diri, hingga ia berhasil membunuh keduanya. Asia kemudian menghadapi Lilith dan menuntut keberadaan Maria, yang juga bekerja sebagai pembantu di sana. Namun, para penyerang Asia tiba-tiba hidup kembali, memaksanya bersembunyi di saluran ventilasi gedung.
Kevin dan Sharon mengejarnya, tetapi Asia berhasil menghabisi Sharon dengan tembakan shotgun ke kepala. Asia kemudian diselamatkan oleh suami Lilith, Ray, yang mengungkapkan bahwa The Virgil sebenarnya adalah kuil pemujaan Setan, dan para penghuninya memperoleh keabadian melalui pengorbanan manusia. Mereka naik ke lantai atas tanpa menyadari bahwa bola mata Sharon yang masih hidup mengikuti mereka. Keduanya akhirnya bertemu Maria, yang ternyata sudah mengetahui tempat seperti apa The Virgil sebenarnya dan menolak pergi. Asia memukulnya hingga pingsan, tetapi mereka diserang oleh anggota sekte. Asia dan Maria melarikan diri ke lantai atas lewat lift makanan, sementara Ray tertangkap dan diikat oleh Lilith serta Sharon, yang kepalanya mulai tumbuh kembali.
Di dapur, Asia dan Maria berdebat mengenai masa lalu mereka. Maria kecewa karena Asia meninggalkannya saat kecil, lalu menjelaskan bahwa ia kabur dari ayah mereka tak lama sebelum ayahnya meninggal akibat kanker. Setelah itu, ia bekerja di motel-motel murahan hingga akhirnya diterima di The Virgil. Awalnya ia dijadwalkan untuk dikorbankan, tetapi kemudian diberi kesempatan menjadi pembantu dan kini menikmati kehidupan yang relatif nyaman di gedung tersebut. Lilith kemudian memerintahkan seluruh penghuni dan staf untuk memburu kedua saudari itu. Maria sempat menyelamatkan Asia dari seorang anggota sekte, tetapi akhirnya tertangkap. Asia mengejar para anggota sekte dan membantai sebagian besar dari mereka dengan kapak yang dibakar. Mereka mencoba melarikan diri lewat poros lift darurat, tetapi dihadang oleh Lilith dan para pengikutnya. Asia sempat mengancam akan bunuh diri, namun Lilith mengungkapkan bahwa untuk memperoleh keabadian, Maria harus mempersembahkan korban manusia kepada Setan paling lambat malam itu—dan kebetulan Asia muncul sehingga bisa menjadi korban tersebut.
Asia, Maria, dan Ray dibawa ke lantai paling atas, tempat para anggota sekte memanggil Setan. Setan tersebut merasuki kepala babi yang terpenggal untuk berkomunikasi, dengan nama-nama anggota sekte abadi tertulis di kulitnya. Kepala babi itu menghapus nama Ray dari kulit dan memaksa Lilith membunuhnya, sehingga Ray tidak bisa hidup kembali. Kemudian, Setan memerintahkan Maria menuliskan namanya dan membunuh Asia. Namun, Maria justru diam-diam menuliskan nama Asia dan membunuh dirinya sendiri, demi membuat kakaknya menjadi abadi. Asia kemudian membantai Kevin, Sharon, dan para anggota sekte berulang kali. Lilith membiarkan kepala babi itu mengambil alih tubuhnya dan bertarung dengan Asia, tetapi Asia berhasil mengalahkannya dan memisahkan kepala tersebut. Ia lalu menyiram kepala babi dengan pemutih dan membakarnya, sehingga nama-nama di kulitnya hilang dan para anggota sekte kehilangan keabadian, lalu mati karena luka mereka.
Asia keluar dari gedung sambil membawa jasad Maria. Ia bertemu kembali dengan rekannya, menaruh tubuh Maria di kursi belakang mobil, dan Maria hidup kembali. Asia menunjukkan potongan kulit kepala babi yang sebelumnya ia sayat dan telah diganti dengan nama Maria. Bersatu kembali, kedua saudari itu pergi meninggalkan tempat tersebut, sementara lantai paling atas The Virgil meledak.