Film ini mengadakan pemutaran pratinjau pada 2 Mei 2026, dan dirilis di Amerika Serikat oleh Amazon MGM Studios serta secara internasional oleh Sony Pictures Releasing International[a] pada 8 Mei 2026. Film ini mendapat ulasan positif dari para kritikus dan telah meraup pendapatan sebesar 126 juta dolar AS.
Plot
Di desa Denbrook, Inggris, seorang gembala bernama George Hardy kerap menghabiskan waktunya dengan membacakan novel misteri pembunuhan kepada kawanan dombanya. Para domba yang hidup damai itu meyakini bahwa mereka tidak akan mati dan akan berubah menjadi awan bila waktunya telah tiba. Mereka juga mengucilkan seekor anak domba yang lahir pada musim dingin—bukan pada musim semi sebagaimana biasanya—yang kemudian dirawat secara khusus oleh George.
Suatu pagi, George ditemukan tewas di luar trailernya. Seorang reporter bernama Elliot Matthews menduga kematian itu merupakan kasus pembunuhan dan mendorong Tim Derry, satu-satunya polisi di desa, untuk menyelidikinya. Tim menyimpulkan bahwa George diracuni oleh seseorang. Kehilangan George membuat para domba bertekad memecahkan misteri tersebut sendiri, dipimpin oleh Lily, domba betina cerdas penggemar cerita kriminal; Mopple, domba jantan yang dikenal selalu mengingat segalanya; serta Sebastian, si penyendiri yang pernah diselamatkan George dari sebuah karnaval.
Ketika surat wasiat George dibacakan, terungkap bahwa ia memiliki anak kembar—seorang putra dan seorang putri—yang diadopsi setelah ibunya meninggal saat melahirkan. Pembacaan surat tersebut dihadiri putrinya, Rebecca Hampstead yang baru saja tiba dari Amerika Serikat dan putranya, Peter Van Vuuren yang ikut secara daring. Hadir pula Elliot, Tim, pengacara George bernama Lydia Harbottle, Pendeta Hillcoate, tukang daging Ham Gilyard, pemilik penginapan Beth Pennock, serta gembala tetangga Caleb Merrow. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa George ternyata sudah mengetahui bahwa dia akan dibunuh oleh dua orang pelaku. Mereka kemudian mengetahui bahwa George diam-diam adalah seorang jutawan setelah menjual paten obat orf temuannya. Surat wasiat terbaru memberikan seluruh hartanya kepada Rebecca, menggantikan wasiat lama yang menyumbangkan 30 juta dolar kepada Society for the Protection of Animals.
Seekor domba bernama Cloud mengungkapkan bahwa ia menemukan gelang milik Rebecca pada malam pembunuhan, bertentangan dengan klaim Rebecca yang mengatakan belum pernah bertemu ayahnya. Para domba menuntun Tim ke padang rumput tempat gelang itu ditemukan. Tim juga mendapati jejak buah beri beracun yang digunakan untuk meracuni George menempel di sepatu Rebecca, sehingga ia ditangkap. Karena tahu bahwa Caleb akan menjadi gembala baru kawanan mereka, Lily dan Mopple pergi ke padang rumputnya untuk bertemu kawanan domba yang ada di sana. Di sebuah bangunan, mereka mendapati bahwa Caleb bekerja sama dengan Ham untuk menyembelih domba-domba peliharaannya. Mereka dikejar oleh anjing gembala Jerman milik Caleb, tetapi Sebastian menyelamatkan mereka dengan mengorbankan nyawanya. Lily akhirnya menyadari bahwa kematian itu nyata, dan bahwa ia selalu memilih melupakan setiap kali ada domba yang mati di dekatnya. Lily berusaha memimpin kawanan lain melarikan diri, tetapi mereka ketakutan dan memilih melupakan hal buruk tersebut, sehingga membuat Lily putus asa. Dalam keputusasaan, Lily mencoba melupakan apa yang terjadi, tetapi kemudian berbicara dengan arwah George yang memberinya petunjuk untuk menemukan pelaku pembunuhan sesungguhnya. Bersama Mopple, ia mengajak anak domba musim dingin menyelinap ke penjara dan menuliskan pesan dengan kakinya.
Saat Tim hendak memindahkan Rebecca untuk diadili, ia tiba-tiba menyadari bahwa Rebecca tidak bersalah. Dengan bantuan para domba, ia mengingat sejumlah petunjuk yang mengarah pada fakta bahwa "Elliot" sebenarnya adalah Peter—saudara Rebecca sekaligus putra George—yang menjadi pelaku sebenarnya. Peter meracuni George, memalsukan surat wasiat agar Rebecca terlihat memiliki motif, lalu menjebaknya supaya ia bisa mewarisi harta ayahnya sebagai ahli waris berikutnya. Peter mencoba melarikan diri, tetapi digagalkan oleh domba jantan kembar Ronnie dan Reggie yang menghancurkan mobilnya. Peter akhirnya ditangkap, sementara Rebecca dibebaskan.
Rebecca kemudian mengetahui dari Beth bahwa ibunya bernama Lily. Ia mengubah namanya menggunakan nama keluarga ayahnya, mengklaim kepemilikan padang rumput beserta domba-dombanya, serta membeli semua domba milik Caleb untuk menyelamatkan mereka dari penyembelihan. Saat Rebecca duduk membacakan cerita untuk kawanan domba, Lily menghampiri si anak domba musim dingin dan menamainya George, serta membawanya bergabung ke dalam kawanan domba yang lain. Ia menatap ke arah matahari terbenam dan melihat awan yang menyerupai Sebastian.
Pemeran
Hugh Jackman sebagai George Hardy, seorang gembala yang ditemukan tewas secara misterius
Nicholas Braun sebagai Tim Derry, seorang petugas polisi setempat yang agak kikuk
Tommy Birchall sebagai George, anak domba musim dingin yang tidak disebutkan namanya yang mendapatkan namanya di akhir film
Produksi
Pengembangan
Mazin mengetahui novel Three Bags Full dari Lindsay Doran dan merasa "terpesona oleh betapa cerdas, menyentuh, dan filosofisnya karya tersebut."[6] Setelah ia menulis draf pertama naskah, dibutuhkan hampir satu dekade untuk mendapatkan hak cipta.[6]
The Sheep Detectives mengadakan pemutaran khusus pratinjau pada 2 Mei 2026, dan ditayangkan di Amerika Serikat pada 8 Mei oleh Amazon MGM Studios. Awalnya film ini dijadwalkan tayang pada 20 Februari 2026 dengan judul Three Bags Full: A Sheep Detective Movie, namun pada Mei 2025 jadwalnya diundur menjadi 13 November 2026 untuk menarik lebih banyak keluarga.[8][15] Pada Oktober 2025, dilaporkan bahwa film ini berganti judul menjadi The Sheep Detectives, dan dipindahkan ke jadwal penayangan bulan Mei untuk menghindari persaingan dengan film animasi adaptasi The Cat in the Hat yang semula dijadwalkan tayang pada 27 Februari namun kemudian ditunda.[16]
Penerimaan
Box office
Hingga 22Juni2026[update], The Sheep Detectives telah meraup pendapatan sebesar 65 juta dolar di Amerika Serikat dan Kanada, serta 61 juta dolar di wilayah lain, dengan total pendapatan global mencapai 126 juta dolar.[4][5]
Di Amerika Serikat dan Kanada, The Sheep Detectives dirilis bersamaan dengan Mortal Kombat II dan Billie Eilish – Hit Me Hard and Soft: The Tour (Live in 3D), dan diperkirakan meraih 12–15 juta dolar dari 3.457 bioskop selama akhir pekan Hari Ibu.[17] Film ini meraih 4 juta dolar pada hari pertama, termasuk 1,03 juta dolar dari pemutaran pratinjau Kamis malam. Pada akhir pekan pembukaannya, film ini menghasilkan 15,1 juta dolar dan menempati posisi keempat.[18] Pada akhir pekan kedua, film ini meraih 9,6 juta dolar dan berada di posisi kelima.[19] Pada akhir pekan ketiga, film ini menghasilkan 9,2 juta dolar, termasuk 12,3 juta dolar selama libur empat hari Memorial Day.[20]