Texas World Speedway (sebelumnya dikenal sebagai Texas International Speedway dari 1969 hingga 1971) adalah sebuah kompleks balap mobil yang terletak di College Station, Texas. Kompleks ini memiliki beberapa tata letak lintasan, termasuk oval sepanjang 2,000 mil (3,219 km) serta berbagai konfigurasi lintasan jalanan (road course). Sejak dibuka pada tahun 1969 hingga ditutup pada tahun 2017, fasilitas ini menjadi tuan rumah berbagai ajang balap besar, termasuk NASCAR, IMSA GT Championship, dan United States Auto Club (USAC). Setelah ditutup, sirkuit ini dibongkar, dan sebagian besar lahannya kini telah digantikan oleh kawasan perumahan yang dikenal sebagai Southern Pointe.
Fasilitas ini dibangun pada tahun 1969 dengan dukungan finansial dari pendiri American Raceways, Inc., Lawrence LoPatin. Tidak lama setelah pembangunan selesai, American Raceways mengalami masalah keuangan serius, sehingga sirkuit tersebut dijual pada tahun 1971 kepada Daniel W. Holloway. Holloway juga mengalami kesulitan finansial, yang menyebabkan penutupan selama dua tahun mulai tahun 1974. Pada tahun 1976, Dick Conole membeli fasilitas tersebut, membukanya kembali, dan menyelenggarakan beberapa acara besar pada awal masa kepemilikannya. Namun, setelah merasa tidak puas dengan kondisi seri balap utama, pada tahun 1982 Conole hanya menggelar balapan besar yang diselenggarakan secara independen. Menjelang akhir dekade tersebut, Conole juga mengalami kesulitan keuangan dan menjual sirkuit kepada perusahaan Jepang Ishin Development pada tahun 1990, yang kemudian melakukan beberapa renovasi. Setelah perusahaan tersebut gagal memenuhi berbagai kewajiban pembayaran kepada sejumlah pihak, Ishin Development dinyatakan bangkrut pada tahun 1993, dan fasilitas tersebut dijual kembali kepada Conole pada tahun 1994.[1][2]
Setelah wafatnya Conole pada tahun 2007, Corps Ventures yang dipimpin oleh Bill Mather mengakuisisi fasilitas tersebut pada tahun yang sama. Rencana untuk merobohkan sirkuit guna pembangunan kawasan campuran yang diumumkan pada tahun 2014, dengan pekerjaan yang direncanakan dimulai pada tahun berikutnya. Namun, setelah beberapa kali mengalami penundaan, sirkuit akhirnya ditutup pada akhir 2017, dan pekerjaan pembongkaran dimulai pada tahun berikutnya. Hingga tahun 2024, lebih dari setengah area bekas sirkuit tersebut telah berubah fungsi menjadi kawasan baru.[3]