Maria Tetty Kristanti Kadi (lahir 3 April 1952) adalah seorang pemeran, penyanyi dan politikus berkebangsaan Indonesia. Sebelum berkarier di dunia politik, ia dikenal sebagai seorang penyanyi yang meraih masa keemasannya di era 1960-an hingga 1970-an dengan beberapa lagu hit. Lagunya yang paling populer berjudul Sepanjang Jalan Kenangan, turut melambungkan namanya di belantika industri musik Indonesia saat itu. Ia juga sempat bermain dalam beberapa judul film layar lebar, kebanyakan bermain sebagai peran pendukung. Tiga dari enam anaknya turut mengikuti jejaknya berkarier di industri musik Indonesia dengan membentuk sebuah grup musik beraliran pop, Numata yakni Duhita Panchatantra (Tantra), Simhala Avadana (Mhala) dan Mahavira Wisnu Wardhana (Inu).
Karier
Karier bernyanyi
Tetty Kadi memulai debut menyanyinya pada usia remaja. Saudaranya yang juga pencipta lagu, A. Riyanto banyak menyumbangkan lagu untuk Tetty Kadi. Lagu pertama yang mempopulerkan Tetty adalah Pulau Seribu dan Teringat Selalu. Sebagian besar lagunya diiringi oleh band Zaenal Combo.
Pada akhir 1960-an hingga pertengahan 1970-an bisa dibilang sebagai puncak karier bagi Tetty Kadi sebagai penyanyi solo dan bersanding dengan nama-nama besar seperti Lilis Suryani,Ernie DjohanTitiek Sandhora ataupun Titiek Puspa. Lagu-lagunya yang terkenal adalah Mimpi Sedih, Mawar Berduri dan Layu Sebelum Berkembang.
Kepiawaiannya bernyanyi turun kepada ke tiga anaknya yaitu Inu, Mhala dan Tantra yang membentuk group band bernama Numata. Setelah lama vakum, pada tahun 2007, Tetty berkolaborasi dengan Numata membawakan lagu berjudul "Penjaga Hati".