ENSIKLOPEDIA
Teori konspirasi UFO

Teori konspirasi tentang UFO adalah berbagai klaim yang menyatakan bahwa pemerintah, lembaga militer, badan intelijen, atau tokoh politik tertentu secara sengaja menyembunyikan bukti mengenai benda terbang tak dikenal atau UFO. Dalam teori-teori tersebut, UFO sering diklaim sebagai wahana yang dikendalikan oleh kecerdasan ekstraterestrial atau entitas "non-manusia", atau sebagai teknologi yang berasal dari alien. Klaim semacam ini paling sering dikaitkan dengan pemerintah Amerika Serikat, meskipun teori serupa juga berkembang di berbagai negara lain.
Sejak dasawarsa 1980-an, sebagian teori konspirasi UFO berkembang lebih jauh dengan menyatakan bahwa pemerintah dunia telah berkomunikasi atau bekerja sama dengan makhluk ekstraterestrial. Beberapa klaim bahkan menyatakan bahwa pemerintah secara sadar membiarkan peristiwa seperti mutilasi ternak dan penculikan alien terjadi. Para ilmuwan arus utama, penyelidik pemerintah, dan kalangan skeptis menyatakan bahwa bukti yang dapat diverifikasi untuk mendukung klaim kunjungan alien dan penutupan informasi semacam itu sangat lemah atau tidak ada. Teori-teori tersebut umumnya bertumpu pada spekulasi, kesaksian anekdotal, dokumen yang tidak jelas asal-usulnya, salah identifikasi terhadap fenomena alam, atau salah tafsir terhadap teknologi militer dan pengawasan.[3][4][5][6]
Gambaran umum
"Kebenaran tentang apa sebenarnya kapal cakram aneh itu tidak akan pernah diungkapkan kepada orang biasa. Kita tidak diperhitungkan oleh orang-orang yang mengetahui hal-hal semacam itu."
Richard Shaver, Amazing Stories, Oktober 1947[7]: 159
Teori konspirasi piring terbang mula-mula muncul dalam majalah fiksi ilmiah pulp. Cerita-cerita awal tersebut banyak mengambil inspirasi dari mitos benua hilang seperti Atlantis dan Lemuria.[2][1]: 4 [8]: 32 Pada 1947, pilot sipil Kenneth Arnold melaporkan melihat benda-benda berbentuk cakram yang bergerak sangat cepat. Laporan tersebut memicu gelombang cakram terbang 1947, dengan ratusan hingga ribuan laporan serupa bermunculan dalam beberapa minggu berikutnya.[9][10]: 53
Pada masa awal Perang Dingin, sebagian surat kabar berspekulasi bahwa benda-benda tersebut mungkin merupakan teknologi rahasia Amerika Serikat atau Uni Soviet. Pada Desember 1949, penulis Donald Keyhoe memopulerkan gagasan bahwa Angkatan Udara Amerika Serikat menyembunyikan pengetahuan tentang pesawat antariksa antarplanet. Gagasan tersebut kemudian menjadi salah satu unsur utama dalam bukunya tahun 1955, The Flying Saucer Conspiracy.[1]: 111–113 Menurut Aaron Gulyas, Keyhoe berperan penting dalam memopulerkan gagasan yang bertahan lama dalam budaya UFO, yaitu bahwa pemerintah menutupi "kebenaran" mengenai UFO.[11]: 3
Pada 1956, buku They Knew Too Much About Flying Saucers karya Gray Barker memperkenalkan konsep Men in Black, yaitu sosok pria berpakaian hitam yang diklaim mendatangi saksi UFO dan memperingatkan mereka agar tidak berbicara.[2]: 302 Setelah pembunuhan John F. Kennedy, teori konspirasi UFO semakin sering dihubungkan dengan teori konspirasi politik. Pada 1967, jaksa kontroversial Jim Garrison menuduh Fred Crisman, seorang tokoh yang pernah terlibat dalam hoaks UFO, memiliki hubungan dengan pembunuhan Kennedy. Setelah itu, sebagian penulis konspirasi mulai mengaitkan kematian Kennedy dengan dugaan penutupan informasi mengenai UFO.[1]: 263, 323
Pada 1970-an, istilah "Cosmic Watergate" dipakai oleh sebagian ufolog untuk menggambarkan dugaan penutupan informasi UFO oleh pemerintah.[11]: 6 Film Close Encounters of the Third Kind tahun 1977 turut memopulerkan gagasan bahwa pemerintah mengetahui keberadaan makhluk ekstraterestrial tetapi menyembunyikannya dari publik.[11]: 44 Pada periode yang sama, muncul pula cerita mengenai jasad alien yang disimpan di "Hangar 18" di Wright-Patterson Air Force Base dan narasi baru mengenai insiden Roswell.[11]: 6 [12]
Pada 1980-an, teori konspirasi UFO mengalami perubahan. Jika teori-teori sebelumnya sering menggambarkan alien sebagai "saudara angkasa" yang baik hati, teori-teori baru mulai menggambarkan hubungan rahasia antara pemerintah dan ras alien jahat. Michael Barkun menyebut aliran ini sebagai bagian dari "sisi gelap ufologi".[2]: 97 Teori-teori ini menghubungkan UFO dengan penculikan alien, mutilasi ternak, program rahasia pemerintah, dan dugaan perjanjian antara manusia dan makhluk ekstraterestrial.[2]: 87–99, 137–138, 147
Pada 1990-an, teori konspirasi UFO menjadi bagian penting budaya populer melalui serial televisi seperti The X-Files dan film seperti Independence Day serta Men in Black.[2]: 2 [13]: 179 Pada 2017, minat publik terhadap UFO kembali meningkat setelah laporan mengenai program pemerintah Amerika Serikat yang mempelajari fenomena udara tak dikenal diterbitkan oleh media arus utama.[14]
Pandangan arus utama
Walaupun laporan mengenai penampakan aneh di langit telah ada sepanjang sejarah, UFO menjadi fenomena budaya besar setelah Perang Dunia II dan semakin menonjol pada masa Zaman Antariksa. Berbagai penyelidikan resmi pernah dilakukan oleh pemerintah, seperti Project Blue Book di Amerika Serikat dan Project Condign di Britania Raya. Penyelidikan tersebut tidak menghasilkan konfirmasi bahwa UFO merupakan wahana alien atau bukti kunjungan ekstraterestrial.
Sebagian kecil ufolog mengajukan hipotesis tidak lazim atau pseudosaintifik, seperti bahwa UFO adalah bukti kecerdasan ekstraterestrial, makhluk dari dimensi lain, setan, entitas interdimensional, atau penjelajah waktu dari masa depan. Namun, bukti yang memenuhi standar ilmiah untuk mendukung klaim-klaim tersebut belum ditemukan. Para ilmuwan dan organisasi skeptis seperti Committee for Skeptical Inquiry umumnya menjelaskan laporan UFO sebagai fenomena alam, kesalahan persepsi, teknologi manusia, delusi, atau hoaks.
Kepercayaan terhadap UFO juga berpengaruh pada beberapa agama baru dan bentuk folklor modern. Dalam kajian sosial dan budaya, cerita mengenai UFO sering dipahami sebagai mitologi modern yang mencerminkan kecemasan, harapan, dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap otoritas. Benjamin Radford menyatakan bahwa skenario penutupan informasi UFO secara global sangat tidak mungkin, karena konspirasi seperti itu harus berlangsung selama puluhan tahun, melintasi batas negara, melewati berbagai pemerintahan, dan tetap dijaga bahkan oleh negara-negara yang saling bermusuhan.[6]
Pendukung terkenal
Beragam tokoh pernah mempromosikan gagasan bahwa pemerintah menutupi informasi mengenai UFO. Donald Keyhoe merupakan pendukung terkemuka pada 1950-an. Pada 1960-an dan 1970-an, Jacques Vallée dan J. Allen Hynek menjadi tokoh penting yang mengkritik penanganan pemerintah terhadap laporan UFO. Pada 1980-an, Stanton Friedman memopulerkan narasi Roswell sebagai konspirasi. Pada 2010-an dan 2020-an, Luis Elizondo dan David Grusch menjadi tokoh terkenal dalam gerakan pengungkapan UFO.
Beberapa pendukung teori konspirasi UFO kemudian diketahui terkait dengan hoaks atau disinformasi. Gray Barker, Carl Allen, Richard Doty, Bill Moore, dan Ray Santilli pernah dikaitkan dengan cerita palsu atau pengakuan mengenai informasi yang tidak benar.[15] Richard Shaver, salah satu tokoh awal dalam mitologi piring terbang, pernah dirawat karena masalah psikiatris.[2]: 115 Paul Bennewitz juga dirawat karena paranoia setelah menerima disinformasi dari Richard Doty.[1]: 258
Tokoh publik yang pernah menyatakan bahwa informasi UFO disembunyikan antara lain Senator Amerika Serikat Barry Goldwater, Laksamana Inggris Lord Hill-Norton, mantan Direktur CIA Roscoe H. Hillenkoetter, astronaut Gordon Cooper, dan Edgar Mitchell.[1]: 155 [10]: 225 Pada abad ke-21, pendukung teori serupa mencakup mantan Menteri Pertahanan Kanada Paul Hellyer, imunolog Stanford Garry Nolan, dan mantan pejabat pertahanan Israel Haim Eshed.[16][17]
Fisikawan teoretis Avi Loeb juga pernah mengemukakan spekulasi bahwa beberapa objek antarbintang, seperti 1I/ʻOumuamua, 3I/ATLAS, dan meteor CNEOS 2014-01-08, mungkin berkaitan dengan teknologi alien.[18][19] Klaim-klaim tersebut mendapat kritik dari banyak ilmuwan karena dianggap terlalu spekulatif dan tidak didukung bukti yang memadai.
Dalam fiksi populer
Fiksi populer banyak memakai tema pemerintah yang menyembunyikan informasi mengenai kehidupan ekstraterestrial. Pada 1960-an, 2001: A Space Odyssey menggambarkan penemuan artefak alien yang dirahasiakan. Pada 1970-an, tema UFO muncul dalam Easy Rider dan kemudian menjadi pusat cerita dalam film Steven Spielberg Close Encounters of the Third Kind.[20][21]
Pada 1980-an, Spielberg kembali mengangkat tema alien dalam E.T. the Extra-Terrestrial, sementara Flight of the Navigator memperkenalkan tema UFO kepada penonton anak-anak. Pada 1990-an, teori konspirasi UFO menjadi lebih populer melalui film seperti Total Recall, Independence Day, Men in Black, serta serial televisi The X-Files, Dark Skies, dan Stargate.[13]: 179
Dalam The X-Files, gagasan mengenai pemerintah bayangan, penutupan Roswell, alien, Men in Black, dan eksperimen rahasia menjadi unsur utama cerita. Slogan seri tersebut, "Trust No One", sering dianggap merangkum pandangan dunia konspiratif pada akhir abad ke-20.[2]: 2 Film Men in Black mengubah sosok agen rahasia yang sebelumnya menyeramkan menjadi tokoh komedi dan pahlawan, sehingga semakin mengukuhkan istilah Men in Black dalam budaya populer.
Dalam agama
Beberapa gerakan keagamaan baru memasukkan UFO atau makhluk ekstraterestrial ke dalam ajarannya. Para sarjana agama mencatat hubungan antara teori konspirasi UFO dengan kelompok seperti Nation of Islam, Scientology, Heaven's Gate, Unarius, Aetherius Society, dan Raëlisme.[22]
Dalam tradisi Nation of Islam, konsep Mother Plane mula-mula diperkenalkan sebagai senjata apokaliptik, lalu dalam perkembangan berikutnya sering dihubungkan dengan UFO.[22] Dalam Scientology, ajaran rahasia mengenai Xenu menggambarkan makhluk ekstraterestrial yang berperan dalam sejarah spiritual manusia.[22] Pada 1997, kelompok Heaven's Gate melakukan bunuh diri massal setelah para anggotanya meyakini bahwa sebuah wahana luar angkasa mengikuti Komet Hale–Bopp.[23]: 132
Kronologi teori konspirasi UFO
Asal-usul 1940-an dalam majalah pulp

Teori konspirasi UFO berakar pada majalah pulp 1940-an yang disunting Raymond Palmer. Palmer dikenal sebagai salah satu tokoh yang membantu membentuk mitos modern piring terbang.[1]: 3 [8] Sebelum penampakan Kenneth Arnold tahun 1947, Palmer telah menerbitkan berbagai cerita tentang wahana aneh dan peradaban tersembunyi dalam majalah Amazing Stories.[2]: 32
Salah satu sumber awal mitologi UFO adalah "Shaver Mystery", yaitu rangkaian cerita Richard Shaver yang mengklaim adanya ras bawah tanah rahasia. Shaver mengaku berkomunikasi secara telepati dengan makhluk bawah tanah dan menulis bahwa peradaban kuno telah menguasai perjalanan antariksa.[2]: 115–116 Palmer menerbitkan cerita-cerita Shaver sebagai kisah yang seolah-olah benar, sehingga mengaburkan batas antara fiksi dan klaim faktual.
Pada Juli 1946, Palmer menulis bahwa pihak-pihak bertanggung jawab dalam pemerintahan dunia mengetahui adanya kunjungan pesawat ruang angkasa ke Bumi.[24]: x Peebles menilai bahwa pernyataan ini sudah merangkum mitos piring terbang setahun sebelum penampakan Kenneth Arnold menjadi perhatian nasional.[1]: 6
Gelombang cakram terbang 1947

Gelombang cakram terbang bermula pada 24 Juni 1947 ketika media nasional melaporkan kisah Kenneth Arnold mengenai benda-benda terbang yang ia lihat di dekat Gunung Rainier. Istilah "piring terbang" kemudian dipakai secara luas oleh media.[1]: ch.2 [25] Tidak lama setelah itu, ratusan laporan serupa muncul di berbagai wilayah Amerika Serikat.[9][10]: 53
Pada 8 Juli 1947, Roswell Army Air Field mengumumkan bahwa mereka telah menemukan sebuah "cakram terbang". Pernyataan itu segera ditarik dan militer menyatakan bahwa benda tersebut adalah balon cuaca.[26]: 184 Peristiwa ini kelak menjadi dasar bagi insiden Roswell, meskipun narasi Roswell sebagai kecelakaan UFO alien baru berkembang luas setelah 1978, ketika Stanton Friedman mewawancarai Jesse Marcel.[27]: 69
Pada tahun yang sama, Palmer meminta Kenneth Arnold menyelidiki laporan Fred Crisman tentang insiden Maury Island. Crisman mengklaim bahwa sebuah cakram terbang mengeluarkan puing seperti batu dan bahwa seorang pria berpakaian hitam memperingatkannya agar tidak berbicara. Penyelidikan itu kemudian dikaitkan dengan kecelakaan pesawat B-25 yang menewaskan dua penyelidik Angkatan Udara. Meskipun Crisman kemudian mengakui adanya unsur hoaks, kisah tersebut memberi suasana konspiratif awal pada mitologi piring terbang.[1]: 13–15
Keyhoe dan teori penutupan pemerintah
Pada 26 Desember 1949, majalah True menerbitkan artikel Donald Keyhoe berjudul "The Flying Saucers Are Real". Keyhoe, mantan mayor Korps Marinir Amerika Serikat, menyatakan bahwa sebagian unsur Angkatan Udara mengetahui bahwa piring terbang itu nyata dan kemungkinan berasal dari luar Bumi.[1]: 40–41 Artikel itu sukses besar dan kemudian dikembangkan menjadi buku The Flying Saucers Are Real pada 1950. Dalam karya-karya berikutnya, Keyhoe semakin menekankan gagasan bahwa pemerintah Amerika Serikat sengaja menyembunyikan kebenaran tentang UFO.[1]: 110–113
Pada 1955, Keyhoe menerbitkan The Flying Saucer Conspiracy, yang secara eksplisit menuduh adanya kelompok rahasia dalam pemerintah yang mengatur penutupan informasi UFO.[28] Pada 1958, mikrofon Keyhoe diputus saat ia tampil dalam siaran langsung CBS Armstrong Circle Theatre. Para pendukungnya menganggap peristiwa tersebut sebagai bukti bahwa Keyhoe sedang "dibungkam", meskipun pihak penyiaran menyatakan bahwa ia menyimpang dari naskah yang telah disetujui.[1]: 129
Hoaks jasad alien Aztec

Pada 1949, wartawan Frank Scully menulis kolom di Variety yang mengklaim bahwa jasad makhluk ekstraterestrial ditemukan dari piring terbang yang jatuh.[29][30] Bukunya tahun 1950, Behind the Flying Saucers, memperluas klaim tersebut dengan menyatakan bahwa beberapa piring terbang jatuh telah ditemukan di Amerika Serikat.[31]
Klaim Scully kemudian dibongkar sebagai hoaks yang melibatkan penipu Silas Newton dan Leo A. GeBauer. Meskipun demikian, unsur-unsur cerita Aztec tetap bertahan dalam mitologi UFO dan memengaruhi narasi lain tentang piring terbang jatuh, termasuk Roswell.[32]: 84–85
Men in Black

Pada 1956, Gray Barker menerbitkan They Knew Too Much About Flying Saucers, buku yang memopulerkan legenda Men in black. Dalam legenda ini, pria berpakaian hitam mendatangi saksi UFO dan memperingatkan mereka agar tidak mengungkapkan apa yang mereka lihat.[2]: 82 Barker dikenal sebagai penulis yang mencampurkan fakta, rumor, dan fiksi. Sejumlah kisah Men in Black yang ia sebarkan kemudian terbukti dibesar-besarkan atau dibuat sebagai lelucon, tetapi konsep tersebut tetap menjadi salah satu bagian paling terkenal dari mitologi UFO.
1960–1970-an: ketidakpercayaan terhadap pemerintah
Pada 1960-an dan 1970-an, ketidakpercayaan publik Amerika Serikat terhadap pemerintah meningkat karena peristiwa seperti pembunuhan John F. Kennedy, Perang Vietnam, Pentagon Papers, dan skandal Watergate. Dalam konteks ini, teori konspirasi UFO semakin mudah diterima.[2]: 2 [11]: 6
Pada 1966, laporan penampakan UFO di Michigan dijelaskan oleh J. Allen Hynek sebagai kemungkinan "gas rawa". Penjelasan itu diejek publik dan menjadi simbol penjelasan resmi yang dianggap tidak memuaskan.[33]: 9 Pada 1974, Hynek, yang sebelumnya menjadi penasihat ilmiah Project Blue Book, menyebut penanganan UFO oleh pemerintah sebagai "Cosmic Watergate".[11]: 6
Roswell dan Hangar 18
Pada 1970-an, kisah mengenai jasad alien yang disimpan di pangkalan militer kembali berkembang. Penulis Robert Spencer Carr mengklaim bahwa jasad alien dari kecelakaan Aztec disimpan di "Hangar 18" di Wright-Patterson Air Force Base.[1]: 242, 321 Angkatan Udara membantah adanya Hangar 18 dan menunjukkan kemiripan cerita itu dengan fiksi populer.[34]
Narasi Roswell modern berkembang setelah Stanton Friedman mewawancarai Jesse Marcel pada 1978. Marcel menyatakan bahwa penjelasan "balon cuaca" tahun 1947 adalah cerita penutup, meskipun ia tidak pernah menyatakan bahwa ia melihat jasad alien.[35] Pada 1980, The Roswell Incident karya Charles Berlitz dan William Moore memperkenalkan kisah Roswell kepada khalayak luas. Pada 1990-an, militer Amerika Serikat menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa puing Roswell berasal dari balon pengintai Project Mogul. Walaupun demikian, Roswell tetap menjadi salah satu klaim UFO paling terkenal dan paling banyak dibantah.[36]
Penculikan alien
Pada 1975, film televisi The UFO Incident mendramatisasi kisah Betty dan Barney Hill, pasangan yang mengklaim mengalami penculikan alien pada 1961. Kisah mereka, yang diperoleh melalui hipnosis, menjadi model awal narasi penculikan alien modern.[11]: 44 Para skeptikus menilai bahwa hipnosis dapat menghasilkan memori palsu dan tidak dapat diandalkan sebagai bukti.[37]
Beberapa minggu setelah penayangan film tersebut, insiden Travis Walton terjadi di Arizona. Walton mengklaim diculik oleh UFO, tetapi sejumlah penulis skeptis seperti Philip J. Klass dan Michael Shermer menganggap kasus itu sebagai hoaks yang mungkin berkaitan dengan masalah kontrak kerja kehutanan.[38][39]
Pada 1980-an, Budd Hopkins dan Whitley Strieber memopulerkan kisah-kisah penculikan alien melalui buku seperti Missing Time, Intruders, dan Communion.[1]: 235–238
Doty, Bennewitz, dan Majestic 12
Pada akhir 1970-an dan 1980-an, Richard C. Doty, seorang anggota Air Force Office of Special Investigations, menjadi tokoh penting dalam perkembangan teori konspirasi UFO gelap. Doty dikaitkan dengan penyebaran disinformasi kepada Paul Bennewitz, seorang peneliti UFO amatir yang percaya bahwa ia menemukan bukti aktivitas alien di dekat Kirtland Air Force Base.[15]
Bennewitz akhirnya mengalami gangguan paranoia dan dirawat. Doty kemudian tampil dalam dokumenter Mirage Men, yang membahas peran disinformasi dalam budaya UFO. Beberapa unsur mitologi UFO modern, seperti perjanjian rahasia dengan alien, markas bawah tanah Dulce, dan Majestic 12, sering dikaitkan dengan jaringan cerita yang berkembang pada periode ini.[15]
Pada 1984, pembuat film Jaime Shandera menerima gulungan film anonim yang berisi dokumen yang kemudian dikenal sebagai "dokumen Majestic 12". Dokumen itu mengklaim bahwa pemerintah Amerika Serikat membentuk kelompok rahasia untuk menangani puing UFO Roswell. Dokumen tersebut kemudian banyak didiskreditkan karena masalah format, tanda tangan, dan asal-usul yang tidak jelas.[40]: 88 [41]
Bob Lazar dan Area 51
Pada 1989, Bob Lazar muncul dalam wawancara televisi dengan jurnalis George Knapp dan mengklaim pernah bekerja di fasilitas rahasia S-4 dekat Area 51, tempat ia diduga melihat teknologi piring terbang yang sedang direkayasa balik.[1]: 274 Klaim Lazar memopulerkan Area 51 sebagai pusat budaya UFO modern. Namun, riwayat pendidikan dan pekerjaan Lazar banyak dipertanyakan, dan ia tidak dapat membuktikan gelar yang ia klaim dari MIT dan Caltech.[42]
Media 1990-an dan budaya internet
Pada 1990-an, teori konspirasi UFO menyebar luas melalui televisi, film, buku, dan internet. The X-Files menjadi salah satu karya paling berpengaruh dengan menggabungkan Roswell, Men in Black, penculikan alien, pemerintah bayangan, dan teori pembunuhan Kennedy dalam satu mitologi besar. Film seperti Independence Day memperkuat gagasan tentang wahana Roswell yang disimpan di Area 51, sedangkan Men in Black menjadikan agen rahasia penghapus ingatan sebagai ikon budaya populer.
Pada 1995, Alien Autopsy: Fact or Fiction menayangkan rekaman yang diklaim sebagai autopsi alien setelah insiden Roswell. Rekaman tersebut kemudian dibongkar sebagai hoaks; tubuh alien dibuat dari cetakan dan bahan organik seperti jeroan dan otak hewan.[43]: 1101 Ray Santilli kemudian mengakui bahwa film itu tidak asli.[44]
David Icke dan reptilian
Pada 1990-an, penulis David Icke memopulerkan teori bahwa elite dunia sebenarnya adalah alien reptilian yang dapat berubah bentuk. Gagasan ini menggabungkan unsur UFO, New Age, teori konspirasi politik, dan mitologi reptilian. Para sarjana mencatat kemiripan gagasan tersebut dengan waralaba fiksi ilmiah V, yang pada 1980-an menggambarkan alien reptilian yang menyamar sebagai manusia.[2]: 68 [11]: 30
Phoenix Lights dan Heaven's Gate
Pada 13 Maret 1997, ribuan orang melaporkan cahaya aneh di atas Nevada dan Arizona dalam peristiwa yang dikenal sebagai Phoenix Lights. Gubernur Arizona Fife Symington III saat itu menggelar konferensi pers bercanda dengan menampilkan staf berkostum alien. Namun, pada 2007, Symington menyatakan bahwa ia sendiri melihat objek besar yang tidak dapat ia jelaskan.[45]
Beberapa hari setelah Phoenix Lights, 39 anggota kelompok Heaven's Gate ditemukan tewas dalam bunuh diri massal. Mereka meyakini bahwa sebuah wahana luar angkasa mengikuti Komet Hale–Bopp dan bahwa kematian mereka akan membawa mereka ke tingkat keberadaan berikutnya.[23]: 132
Disclosure
Pada awal 2000-an, istilah "disclosure" menjadi populer di kalangan komunitas UFO. Istilah ini merujuk pada tuntutan agar pemerintah membuka seluruh informasi yang diklaim berkaitan dengan UFO, kontak alien, dan program rahasia. Pada 1993, Steven M. Greer mendirikan Disclosure Project. Pada Mei 2001, Greer mengadakan konferensi pers di National Press Club, Washington, D.C., untuk menuntut dengar pendapat Kongres mengenai dugaan keterlibatan rahasia pemerintah Amerika Serikat dengan UFO dan makhluk ekstraterestrial.[46]
Pada Desember 2017, The New York Times menerbitkan laporan mengenai Advanced Aerospace Threat Identification Program, program pemerintah Amerika Serikat yang mempelajari fenomena udara tak dikenal.[47] Mantan pejabat program tersebut, Luis Elizondo, menyatakan bahwa pemerintah menutupi informasi mengenai asal-usul UFO yang menurutnya mungkin bersifat "non-manusia".[48]
Pada 2023, David Grusch, mantan perwakilan National Reconnaissance Office untuk Unidentified Aerial Phenomena Task Force, secara terbuka mengklaim bahwa pemerintah Amerika Serikat dan kontraktornya menyembunyikan program pengambilan dan rekayasa balik wahana non-manusia.[49][50] Klaim Grusch mendapat perhatian besar, tetapi dikritik karena tidak menyajikan bukti publik yang dapat diverifikasi. Mick West menulis bahwa Grusch mengandalkan keterangan sumber anonim dan tidak menunjukkan dokumen yang dapat diuji secara terbuka.[51]
Pada 2025, The Wall Street Journal melaporkan bahwa sebagian cerita UFO di kalangan militer Amerika Serikat dipengaruhi oleh praktik disinformasi internal dan cerita palsu mengenai program rahasia untuk mengambil teknologi alien.[52]
Garis waktu
- Maret 1945 – Amazing Stories menerbitkan "I Remember Lemuria!" karya Richard Shaver.[2]: 116 [1]: 4
- Juni 1946 – Raymond Palmer menerbitkan tulisan yang menghubungkan cerita Shaver dengan gagasan pesawat ruang angkasa.[24]: x
- Juni 1947 – Kenneth Arnold melaporkan penampakan benda terbang berbentuk cakram.[25]
- Juli 1947 – Roswell Army Air Field mengumumkan penemuan "cakram terbang", lalu menarik pernyataan tersebut dan menyebutnya sebagai balon cuaca.[26]: 184
- 1949 – Donald Keyhoe menerbitkan artikel "The Flying Saucers Are Real" di True.[1]: 40–41
- 1949–1950 – Frank Scully memopulerkan klaim jasad alien dalam cerita Aztec.[29][30]
- 1955 – Keyhoe menerbitkan The Flying Saucer Conspiracy.[1]: 111–113
- 1956 – Gray Barker menerbitkan They Knew Too Much About Flying Saucers dan memopulerkan Men in Black.[2]: 82
- 1958 – Mikrofon Keyhoe diputus dalam siaran langsung televisi CBS.[1]: 129
- 1966 – Penjelasan "gas rawa" J. Allen Hynek atas laporan UFO Michigan mendapat ejekan publik.[1]: 169–172
- 1974 – Hynek memakai istilah "Cosmic Watergate".[11]: 6
- 1977 – Close Encounters of the Third Kind dirilis.[11]: 44
- 1978 – Stanton Friedman mewawancarai Jesse Marcel dan membantu menghidupkan kembali cerita Roswell.[2]: 81
- 1980 – The Roswell Incident diterbitkan.
- 1980-an – Richard Doty, Paul Bennewitz, Bill Moore, dan tokoh lain berperan dalam penyebaran mitologi UFO gelap.[15]
- 1989 – Bob Lazar tampil dalam wawancara televisi tentang Area 51.[1]: 274
- 1993 – The X-Files mulai tayang.
- 1995 – Rekaman Alien Autopsy disiarkan dan kemudian dibongkar sebagai hoaks.[43]
- 1997 – Peristiwa Phoenix Lights dan bunuh diri massal Heaven's Gate terjadi.
- 2001 – Disclosure Project mengadakan konferensi pers di Washington, D.C.[46]
- 2017 – The New York Times menerbitkan laporan mengenai AATIP.[47]
- 2023 – David Grusch menyampaikan klaim mengenai program rahasia pengambilan wahana non-manusia.[49][50]
- 2025 – The Wall Street Journal melaporkan praktik disinformasi internal yang memengaruhi mitologi UFO Amerika Serikat.[53]
Lihat pula
Catatan dan referensi
=== Catatan kaki ===
Kutipan
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Peebles, Curtis (25 December 1995). Watch the Skies!: A Chronicle of the Flying Saucer Myth. Berkley Books. ISBN 9780425151174 – via Google Books.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Michael Barkun (4 May 2006). A Culture of Conspiracy: Apocalyptic Visions in Contemporary America. University of California Press. hlm. 86–. ISBN 978-0-520-24812-0 – via Google Books.
- ↑ Luscombe, Richard. "Pentagon ex-UFO chief says conspiracy theorists in government drive spending". The Guardian. Diakses tanggal 3 April 2026.
- ↑ Kreidler, Marc (1 January 2009). "UFOs and Aliens in Space". Skeptical Inquirer. Diakses tanggal 25 December 2021.
- ↑ David, Leonard (August 2021). "Experts Weigh In on Pentagon UFO Report". Scientific American. Diakses tanggal 14 February 2025.
- 1 2 Radford, Benjamin (2018). "The Phantom Menace of UFO Revelation". Skeptical Inquirer. 42 (4): 28–29.
- ↑ Toronto, Richard (9 May 2013). War over Lemuria: Richard Shaver, Ray Palmer and the Strangest Chapter of 1940s Science Fiction. McFarland. ISBN 978-0-7864-7307-6 – via Google Books.
- 1 2 Nadis, Fred (10 July 2014). The Man from Mars: Ray Palmer's Amazing Pulp Journey. Penguin Group. ISBN 978-0-399-16884-0 – via Google Books.
- 1 2 Grossman, Wendy M.; French, Christopher C. (19 September 2017). Why Statues Weep: The Best of the "Skeptic". Routledge. hlm. 172. ISBN 9781134962525 – via Google Books.
- 1 2 3 Bullard, Thomas E. (24 October 2016). The Myth and Mystery of UFOs. University Press of Kansas. hlm. 53. ISBN 9780700623389 – via Google Books.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Gulyas, Aaron (11 June 2015). The Paranormal and the Paranoid: Conspiratorial Science Fiction Television. Rowman & Littlefield. ISBN 978-1-4422-5114-4 – via Google Books.
- ↑ Saler, Benson; Ziegler, Charles A.; Moore, Charles (22 June 2010). UFO Crash at Roswell: The Genesis of a Modern Myth. Smithsonian Institution. ISBN 978-1-58834-063-4 – via Google Books.
- 1 2 Barna William Donovan (20 July 2011). Conspiracy Films: A Tour of Dark Places in the American Conscious. McFarland. ISBN 978-0-7864-8615-1 – via Google Books.
- ↑ Greenwood, Max (16 December 2017). "Pentagon acknowledges program to investigate UFO encounters: report". The Hill. Diakses tanggal 17 December 2017.
- 1 2 3 4 Pilkington, Mark (29 July 2010). Mirage Men: A Journey into Disinformation, Paranoia and UFOs. Little, Brown Book Group. ISBN 9781849012409 – via Google Books.
- ↑ Eberhart, Chris (27 May 2023). "Aliens 'have been on Earth a long time': Stanford Professor". Fox News. Diakses tanggal 11 June 2023.
- ↑ "Aliens exist and Trump knows this but won't say anything in case we panic, claims Israeli scientist". The Independent. 9 December 2020. Diakses tanggal 9 December 2020.
- ↑ Groll, Johan (7 January 2019). "Thinking About Distant Civilizations Isn't Speculative". Der Spiegel. Diakses tanggal 7 January 2019.
- ↑ "Why a Harvard professor thinks he may have found fragments of an alien spacecraft". The Independent. 5 July 2023. Diakses tanggal 25 July 2023.
- ↑ Remembering the Space Age: Proceedings of the 50th Anniversary Conference. Government Printing Office. ISBN 9780160867118. Diakses tanggal 5 April 2021.
- ↑ McGilligan, Patrick (26 January 1996). Jack's Life: A Biography of Jack Nicholson. W. W. Norton & Company. ISBN 9780393313789 – via Google Books.
- 1 2 3 Robertson, David G. (2021). "They Knew Too Much: The Entangled History of Conspiracy Theories, UFOs, and New Religions". Dalam Zeller, Ben (ed.). Handbook of UFO Religions. Brill Handbooks on Contemporary Religion. Vol. 20. Leiden and Boston: Brill Publishers. hlm. 178–196. doi:10.1163/9789004435537_009. ISBN 978-90-04-43437-0.
- 1 2 Aaron John Gulyas (25 January 2016). Conspiracy Theories: The Roots, Themes and Propagation of Paranoid Political and Cultural Narratives. McFarland. hlm. 173–. ISBN 978-0-7864-9726-3.
- 1 2 Clarke, David (14 May 2015). How UFOs Conquered the World: The History of a Modern Myth. Quarto Publishing Group USA. ISBN 978-1-78131-472-2.
- 1 2 Arnold, Gordon (17 December 2021). Flying Saucers Over America: The UFO Craze of 1947. McFarland. ISBN 9781476646527 – via Google Books.
- 1 2 Olmsted, Kathryn S. (2009). "Chapter 6: Trust No One: Conspiracies and Conspiracy Theories from the 1970s to the 1990s". Real Enemies: Conspiracy Theories and American Democracy, World War I to 9/11. Oxford University Press. hlm. 173–204. ISBN 978-0-19-975395-6.
- ↑ "The Roswell Files". Time. Vol. 149, no. 25. 23 June 1997. Diakses tanggal 8 February 2025.
- ↑ Keyhoe, Donald Edward (1955). The Flying Saucer Conspiracy. ISBN 9781523928668.
- 1 2 Scully, Frank (12 October 1949). "One Flying Saucer Lands In New Mexico". Variety. New York.
- 1 2 Scully, Frank (23 November 1949). "Flying Saucers Dismantled, Secrets May Be Lost". Variety. New York.
- ↑ Reece, Gregory L. (2007). UFO Religion: Inside Flying Saucer Cults and Culture. London; New York: I. B. Tauris. hlm. 34. ISBN 978-1-845-11451-0.
- ↑ McAndrew, James (1997). The Roswell Report: Case Closed (PDF). Washington, DC: US Government Printing Office. ISBN 978-0-16-049018-7.
- ↑ Huyghe, Patrick (1 June 2001). Swamp Gas Times: My Two Decades on the UFO Beat. Cosimo. ISBN 978-1-931044-27-1 – via Google Books.
- ↑ Jones, Jack (12 October 1974). "No Green Men Here, Base Officials Say". Dayton Daily News – via Newspapers.com.
- ↑ "UFO Coverups". In Search Of.... Season 5. Episode 1. 20 September 1980.
- ↑ Gildenberg, B.D. (2003). "A Roswell requiem". Skeptic. 10 (1): 60.
- ↑ Skomorowsky, Anne. "Alien Abduction or "Accidental Awareness"?". Scientific American. Diakses tanggal 27 April 2021.
- ↑ Shermer, Michael (15 August 2012). "Travis Walton's Alien Abduction". Skeptic. The Skeptics Society. Diakses tanggal 27 April 2016.
- ↑ Klass, Phillip J. (1983). UFOs: The Public Deceived. Buffalo, New York: Prometheus Books.
- ↑ Sagan, Carl (1997). The Demon-Haunted World. London: Headline. ISBN 978-0-7472-5156-9.
- ↑ "FBI – Majestic 12 Part 1 of 1". FBI Vault. Diakses tanggal 10 April 2011.
- ↑ "Unusually Fanatical Observers". Los Angeles Times. 6 May 1993.
- 1 2 Frank, Adam (2023). The Little Book of Aliens. New York: Harper. ISBN 978-0-06-327977-3.
- ↑ Levy, Michael M; Mendlesohn, Farah (2019). Aliens in Popular Culture. Santa Barbara: ABC-CLIO. ISBN 978-1-4408-3833-0.
- ↑ Beal, Tom (23 March 2007). "UFOs flew over Phoenix in '97, Symington says". Arizona Daily Star. Diakses tanggal 28 October 2022.
- 1 2 Levine, Art (20 July 2023). "Spaceship of Fools". The Washington Spectator. Diakses tanggal 21 July 2023.
- 1 2 Cooper, Helene; Blumenthal, Ralph; Kean, Leslie (16 December 2017). "Glowing Auras and 'Black Money': The Pentagon's Mysterious U.F.O. Program". The New York Times. Diakses tanggal 16 December 2017.
- ↑ Bender, Bryan (16 December 2017). "The Pentagon's Secret Search for UFOs". Politico. Diakses tanggal 17 December 2017.
- 1 2 "David C. Grusch" (PDF). house.gov. 26 July 2023. Diakses tanggal 3 August 2023.
- 1 2 Merchant, Nomaan (26 July 2023). "Whistleblower tells Congress the US is concealing 'multi-decade' program that captures UFOs". The Washington Post. Diakses tanggal 27 July 2023.
- ↑ West, Mick (24 October 2023). "UFO Whistleblowers Go to Washington". Skeptical Inquirer. Diakses tanggal 5 February 2025.
- ↑ Schectman, Joel; Viswanatha, Aruna (6 June 2025). "The Pentagon Disinformation That Fueled America's UFO Mythology". The Wall Street Journal. ISSN 2574-9579.
- ↑ Schectman, Joel; Viswanatha, Aruna (6 June 2025). "The Pentagon Disinformation That Fueled America's UFO Mythology". The Wall Street Journal. ISSN 2574-9579.
Bacaan lanjutan
- Barkun, Michael (2003). A Culture of Conspiracy: Apocalyptic Visions in Contemporary America. University of California Press. ISBN 978-0-520-23805-3.
- Burnett, Thom (2006). Conspiracy Encyclopedia: The Encyclopedia of Conspiracy Theories. Franz Steiner Verlag. ISBN 978-1-84340-381-4.
- Dean, Jodi (1998). Aliens in America: Conspiracy Cultures from Outerspace to Cyberspace. Cornell University Press. ISBN 978-0-8014-3463-1.
- Gulyas, Aaron John (2016). Conspiracy Theories: The Roots, Themes and Propagation of Paranoid Political and Cultural Narratives. McFarland. ISBN 978-1-4766-2349-8.
- Milligan, Tony (2 September 2024). "Belief in alien visits to Earth is spiralling out of control – here's why that's so dangerous". The Conversation.
- Nickell, Joe; McGaha, James (May–June 2012). "The Roswellian Syndrome: How Some UFO Myths Develop". Skeptical Inquirer. Vol. 36, no. 3. Committee for Skeptical Inquiry.
- Peebles, Curtis (1994). Watch the Skies!: A Chronicle of the Flying Saucer Myth. Washington, DC: The Smithsonian Institution. ISBN 978-1-56098-343-9.
- Pflock, Karl (2001). Roswell: Inconvenient Facts and the Will to Believe. Prometheus Books. ISBN 978-1-57392-894-6.
- Robertson, David G. (2016). UFOs, Conspiracy Theories and the New Age: Millennial Conspiracism. Bloomsbury Publishing. ISBN 978-1-4742-5321-5.
- Sheinin, David M. K. (28 March 2018). "Alien Sightings and OVNI Culture in Argentina". Oxford Research Encyclopedia of Latin American History. doi:10.1093/acrefore/9780199366439.013.468. ISBN 978-0-19-936643-9.
Pranala luar
- CIA Reading Room: UFOs, Fact or Fiction
- 20th Century UFO Conspiracies, kuliah oleh Profesor Felix Harcourt dari Emory University