Televisi di Negara Palestina dan organisasi-organisasi afiliasinya untuk menyampaikan realitas Palestina ke dalam dan luar negeri. Meskipun terdapat keragaman saluran televisi dan program-programnya yang bervariasi antara sosial, hiburan, pendidikan, dan keagamaan, namun semuanya memiliki nuansa politik yang dipaksakan oleh kondisi di wilayah tersebut. Saluran televisi Palestina beragam, mulai dari saluran lokal hingga saluran satelit, dan yang terakhir ini ada yang disiarkan dari dalam negeri dan ada pula yang disiarkan dari luar negeri.[1]
Sejarah televisi Palestina
Palestina mengenal televisi sebagai media visual setelah penandatanganan Perjanjian Oslo, di mana pada awalnya muncul siaran televisi swasta untuk sejumlah saluran. Saluran-saluran ini disiarkan pada frekuensi lokal di sekitar kota-kota mereka. Hampir setiap kota Palestina di Tepi Barat memiliki setidaknya satu stasiun televisi lokal yang meliput berita lokal. Kemudian, hal ini berkembang dan muncul saluran-saluran yang disiarkan di seluruh wilayah Palestina, bukan hanya di kota tertentu, dan perkembangan ini berlanjut hingga munculnya saluran satelit. Selain saluran resmi Palestina, Palestine TV, ada saluran independen seperti saluran Ma'an News Agency, saluran sosial dan hiburan seperti Falastini TV, serta saluran khusus seperti Al-Quds TV dan An-Najah TV yang dimiliki Universitas Nasional An-Najah, dan saluran Al-Quds Educational. Ada juga saluran partai seperti Palestine Today TV yang beraffiliasi dengan Gerakan Jihad Islam Palestina, Al-Aqsa dan Al-Quds yang dimiliki oleh Hamas, Al-Awda yang dimiliki oleh Fatah, dan saluran lain yang disiarkan dari dalam dan luar Palestina.[2]
↑newsmedialist.com. "NewsMediaLists.com". www.newsmedialists.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-10-3. Diakses tanggal 2023-09-07.