Taweewat Wantha (Thai: ทวีวัฒน์ วันทาcode: th is deprecated ) adalah seorang sutradara film, penulis skenario, produser film, dan aktor asal Thailand, yang dikenal luas melalui film Death Whisperer (2023) dan Death Whisperer 2 (2024).
Kehidupan Awal
Taweewat (nama panggilan: Kui) lahir dan dibesarkan di pinggiran kota Bangkok. Sejak usia dini, ia memiliki kecintaan terhadap menonton film dan drama televisi, terutama film horor. Salah satu kenangan masa kecilnya yang paling membekas adalah menonton film horor Thailand yang disiarkan di Channel 7 setiap Jumat malam, dalam sebuah program yang mirip dengan Big Cinema. Seluruh keluarganya akan berkumpul untuk menonton bersama, membangun benteng dari bantal untuk menciptakan suasana petualangan, menjadikannya sebagai ritual keluarga. Pengalaman ini kemudian menjadi sumber inspirasi penting bagi karya-karyanya.
Ia memulai kariernya sebagai staf audiovisual di sebuah taman kanak-kanak.
Karier film
Taweewat memulai perjalanannya di dunia perfilman setelah memenangkan kompetisi film pendek yang diselenggarakan oleh Fat Radio melalui karyanya berjudul SARS Wars. Karya tersebut kemudian dikembangkan menjadi film layar lebar dengan judul yang sama pada tahun 2004. Dengan memadukan elemen aksi, komedi, fantasi, dan horor, film ini merepresentasikan dimensi baru dalam perfilman Thailand.[2]