Tardigrada (dikenal dengan julukan beruang air)[1] merupakan bagian dari supefilumEcdysozoa. Tardigrada berukuran sangat kecil dan hidup di air dengan kaki berjumlah delapan. Tardigrada pertama kali dideskripsikan oleh Eprhaim Goeze pada tahun 1773. Nama tardigrada berarti “pejalan lambat” yang diberikan oleh Spallanzani (1777).
Deskripsi
Panjang tubuh tardigrada dewasa adalah 1,3mm, paling kecil ukurannya 0,1mm, serta larvanya berukuran 0,05mm.[2] Hewan ini juga memiliki gigi setajam pisau yang tersembunyi di mulutnya yang berbentuk tabung.[3]
Adaptasi
Tardigrada dapat bertahan di suhu yang sangat rendah (−272°C) hingga sangat tinggi (+149°C) dalam jangka waktu singkat;[4] bahkan ia dapat bertahan tanpa oksigen,[3]hampa udara,[3]terpapar radiasi,[3][5] dan tekanan tinggi.[6] Hewan ini bisa masuk ke keadaan kriptobiosis saat berada dalam kondisi yang ekstrem.[3] Sayangnya, setelah selesai berestivasi dan bergerak-gerak selama beberapa menit, hewan itu mati.[butuh rujukan]
Luar angkasa
Pada satu penelitian di September2007, tardigrada dapat hidup selama selama 10 hari di lingkungan luar angkasa.[7] Tardigrada yang mengangkasa menggunakan pesawat luar angkasa FOTON-M3 oleh European Space Agency dapat bertahan hidup dalam keadaan hampa udara, terpapar sinar kosmik, serta radiasi UV matahari 1.000 kali lebih tinggi dibandingkan radiasi di permukaan bumi.[butuh rujukan]
Referensi
↑Miller, William (2017-02-06). "Tardigrades". American Scientist. Diakses tanggal 2018-04-13.
↑Horikawa, Daiki D. (2012). "Survival of Tardigrades in Extreme Environments: A Model Animal for Astrobiology". Dalam Altenbach, Alexander V.; Bernhard, Joan M.; Seckbach, Joseph (ed.). Anoxia. Cellular Origin, Life in Extreme Habitats and Astrobiology. Vol.21. hlm.205–217. doi:10.1007/978-94-007-1896-8_12. ISBN978-94-007-1895-1.
↑Horikawa, Daiki D.; Sakashita, Tetsuya; Katagiri, Chihiro; Watanabe, Masahiko; Kikawada, Takahiro; etal. (2006). "Radiation tolerance in the tardigrade Milnesium tardigradum". International Journal of Radiation Biology. 82 (12): 843–848. doi:10.1080/09553000600972956. PMID17178624. S2CID25354328.