Tandiono juga pernah menjadi anggota Barisan Tani Indonesia (BTI) dan tercatat sebagai anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pleno mewakili Jakarta, sebelum akhirnya pindah ke organisasi Gerak Tani Indonesia (GTI) pimpinan Mochammad Tauchid yang terdiri dari anggota-anggota BTI yang menolak fusi antara BTI dengan Rukun Tani Indonesia (RTI). Di GTI, Tandiono menjabat sebagai Wakil Ketua Umum.[2]
Kematian
Makam Tandiono Manu di Taman Makam Pahlawan Kalibata