Tanacetum adalah genus yang terdiri dari sekitar 160 spesies tumbuhan berbunga dalam keluarga aster (Asteraceae) yang berasal dari banyak wilayah di Belahan Bumi utara.[5] Anggotanya umumnya dikenal sebagai tansy.[4][5][6] Nama tansy dapat merujuk secara khusus pada Tanacetum vulgare, yang dapat disebut "tansy biasa" atau "tansy taman" untuk kejelasan.[6] Namanya berarti "keabadian" dalam bahasa Latin Botani, karena tansy dulunya diletakkan di antara kain kafan orang mati untuk mengusir hama.[7]
Spesies lain yang familiar termasuk costmary (T. balsamita) dan feverfew (Tanacetum parthenium).
Sebagian besar anggotanya merupakan herba menahun, tetapi beberapa merupakan tumbuhan semusim dan subperdu. Beberapa tingginya beberapa sentimeter dan beberapa mencapai 1,5 meter (4 kaki 11 inci). Bentuknya bervariasi, dengan satu atau lebih batang bercabang yang tumbuh tegak atau menjalar, biasanya dari rimpang. Teksturnya berbulu hingga tidak berbulu, dan sebagian besar beraroma. Daunnya tersusun berselang-seling, helai daun kadang-kadang tumbuh pada tangkai daun. Biasanya berlekuk dalam dan mungkin memiliki tepi bergerigi. Sebagian besar spesies memiliki bunga dalam bunga majemuk yang longgar atau padat. Bunga memiliki lapisan daun pelindung yang berbeda di sekitar pangkalnya dan mungkin berbentuk pipih hingga setengah bola. Bunganya memiliki banyak kuntum cakram kuning, kadang-kadang lebih dari 300. Beberapa spesies memiliki kuntum sinar dalam nuansa kuning, atau putih dengan pangkal kekuningan. Beberapa spesies tidak memiliki bunga sinar sejati tetapi memiliki bunga cakram pipih kekuningan yang terlihat seperti sinar. Buahnya berupa sipsela berusuk dan kelenjar, biasanya dengan papus di ujungnya.[5]