Asal-usul kelas szlachta masih misterius, walaupun terdapat beberapa hipotesis yang telah diajukan.[3] Kemungkinan anggota-anggota szlachta sebelumnya merupakan pemilik properti yang disebut folwark. Para bangsawan secara perlahan memperoleh keistimewaan politik dan hukum hingga periode kemunduran Persemakmuran pada akhir abad ke-18.
Selama Pembagian Polandia dari tahun 1772 hingga 1795, anggota kelas bangsawan ini mulai kehilangan keistimewaan dan status sosial mereka. Semenjak itu pula, status kebangsawanan bergantung pada kebijakan tiga negara yang membagi Polandia: Kekaisaran Rusia, Kerajaan Prusia dan Monarki Habsburg. Keistimewaan hukum szlachta pada akhirnya dihapuskan secara resmi oleh Republik Polandia Kedua setelah ditetapkannya Konstitusi Maret pada tahun 1921.
Manteuffel, Tadeusz (1982), The Formation of the Polish State: The Period of Ducal Rule, 963–1194, Detroit, MICHIGAN, U.S.A.: Wayne State University Press, ISBN978-0-8143-1682-5.