Akibat dari Perang Livonia tahun 1558–1583, wilayah Livonia mengecil menjadi bagian selatan Estonia dan bagian utara Latvia.
Penduduk asli di Livonia adalah beragam suku-suku Finnik di utara dan suku-suku Baltik di selatan. Keturunan tentara salib merupakan inti dari kelus penguasa baru Livonia setelah Perang Salib Livonia, dan akhirnya dikenal sebagai orang Jerman Baltik.
Catatan
↑bahasa Livonia:Līvõmōcode: liv is deprecated , bahasa Estonia:Liivimaacode: et is deprecated , Jerman dan bahasa-bahasa Scandinavia: Livlandcode: de is deprecated , Jerman arkais: Liefland, bahasa Belanda:Lijflandcode: nl is deprecated , Latvia dan bahasa Lituania:Livonijacode: lt is deprecated , bahasa Polandia:Inflantycode: pl is deprecated , Liwlandia; bahasa Rusia:Лифляндияcode: ru is deprecated
Rujukan
↑Kropotkin, Peter Alexeivitch; Bealby, John Thomas (1911). "Livonia". Dalam Chisholm, Hugh (ed.). Encyclopædia Britannica. Vol.16 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm.816–817.;
Estonian Manors Portal the English version includes the description of 438 well-preserved historical manors of nowadays Estonia (historically – northern part of Old-Livonia/Alt-Livland)