Sungai Oyo merupakan sungai periodik yang mengalir membelah bukit karst utara dan selatan dengan muatan aliran suspended load. Ditinjau dari sudut geomorfologinya, sungai ini terbentuk karena adanya air yang terkonsentrasi pada kekar kekar batuan karst yang semakin melebar yang diakibatkan oleh agen-agen erosi, faktor tektonik yang terjadi pada awal stadium, dan perubahan temperatur yang signifikan.[4]
Sungai ini mengalir di wilayah selatan pulau Jawa yang beriklim muson tropis (kode: Am menurut klasifikasi iklim Köppen-Geiger).[5] Suhu rata-rata setahun sekitar 23°C. Bulan terpanas adalah Oktober, dengan suhu rata-rata 24°C, dan terdingin Januari, sekitar 22°C.[6] Curah hujan rata-rata tahunan adalah 2970mm. Bulan dengan curah hujan tertinggi adalah Januari, dengan rata-rata 537mm, dan yang terendah September, rata-rata 22mm.[7]
Wisata Sungai Oyo
Halaman ini dicalonkan untuk dipindahkan ke Wikiwisata menggunakan proses Transwiki. Jika Anda merasa halaman ini dapat ditulis kembali menjadi sebuah artikel ensiklopedis, silakan lakukan dan Anda boleh menghapus pesan ini setelahnya.
River Tubing Oyo atau disebut "Susur Sungai Oyo" adalah wisata andalan di Gunung Kidul setelah Goa Pindul. Biasanya wisatawan setelah masuk ke Goa Pindul memilih melanjutkan ke objek wisata yang satu ini. Jarak antara Goa Pindul dengan Sungai Oyo, kurang lebih 1km. Meskipun dengan menggunakan peralatan khusus yang sama saat menyusuri Goa Pindul, River Tubing Oyo ini berbeda lokasi dan pemandangannya. Objek wisata ini lebih menyatu ke alam terbuka dan sedikit petualangan. Bagi anda yang suka dengan kegiatan petualangan, musim hujan adalah saatnya Anda mencoba. Dikarenakan pada saat musim hujan, Anda bisa melakukan rafting dengan perahu karet jika debit air memungkinkan. Namun jika debit air tidak memenuhi syarat untuk rafting, kita tetap bisa menyusuri Sungai Oyo dengan ban tubing seperti di Goa Pindul.
Pada debit air tertentu, jarak tempuh pada saat musim hujan 2-4 kali lebih jauh daripada musim kemarau. Dengan arus lebih kencang dan beberapa titik ombak cukup akan menguji adrenalin Anda. Jangan khawatir bagi Anda yang kurang punya nyali, River tubing Oyo tidak terlalu ekstrem. Keamanannya sudah diteliti sebelum digunakan sebagai objek wisata. Pengecekan debit air dilakukan setiap hari pada musim hujan. Selama river tubing akan disajikan sebuah air terjun. Adalah Air Terjun Sungai Oyo. Di lokasi air terjun ini adalah saatnya Anda berhenti, ini adalah tempat yang paling menarik untuk mengambil gambar. Di sini pula Anda boleh mencoba melompat dari ketinggian 4 meter atau 9 meter. Anda juga bisa mandi di bawah Air Terjun Sungai Oyo ini dan rasakan sensasi dinginnya air terjun.[8]