Rencana pembangunan Waduk Wadah[5]
Pemerintah pusat berencana membangun Waduk Wadah yang berlokasi di Dusun Wadah, Desa Klepu, Kecamatan Sudimoro, tepatnya di kawasan hulu Sungai Lorok. Pembangunan waduk ini dianggap sangat penting untuk mewujudkan infrastruktur penyedia air baku sekaligus pengendali banjir.
Rencana kapasitas tampungan waduk Wadah adalah lima kali lipat lebih besar dari bendungan Tukul, yaitu sekitar 40 juta meter kubik. Luas tampungan waduk ini diperkirakan mencapai 135 hektar. Selain sebagai penyedia air baku dan pengendali banjir, bendungan ini juga akan berfungsi untuk pemenuhan kebutuhan air irigasi, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), serta pariwisata.
Meskipun nilai manfaat dari keberadaan waduk ini sangat besar dan dianggap ideal karena tampungannya yang besar dengan panjang tubuh bendungan yang relatif tidak terlalu panjang sehingga biaya konstruksi tidak terlalu besar, ada beberapa tantangan. Perencanaan yang dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo sudah mencapai tahap detail desain, tetapi masih terdapat kekurangan terkait penyelidikan tanah. Selain itu, masih diperlukan rekayasa sosial karena beberapa warga yang tempat tinggalnya terdampak proyek bendungan, yang berkapasitas 40 juta meter kubik, belum setuju terhadap rencana tersebut.
Secara geografis, waduk ini akan memengaruhi tiga wilayah kabupaten tetangga, yaitu Kabupaten Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek. Posisi tubuh bendungan akan berada di Kabupaten Pacitan dan Ponorogo, tetapi manfaat terbesar dari penyediaan air akan dirasakan oleh warga Pacitan.