Hulu Sungai Jangkok berada di Gunung Buanmangge, di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah. Hulu ini berada pada ketinggian 2.600 mdpl. Setelah turun dari Pegunungan Rinjani, pola aliran sungai ini berbentuk dendritik, dan awalnya mengalir ke arah barat daya sebelum berbelok lebih ke barat dekat kota Mataram. Sungai ini memiliki beberapa anak sungai. Anak sungainya yang paling panjang, Kali Sesaot, sepanjang 23km. Total panjang aliran utama Sungai Jangkok sebesar 49km.[1]
DAS
Daerah aliran sungai Jangkok memiliki luas 170,29 kilometer persegi. Di tahun 2011, sekitar 70 persen dari luas DAS ini merupakan kawasan hutan, dengan curah hujan 800mm.[1] Bantaran Sungai Jangkok dipadati pemukiman penduduk di area hilir di Ampenan, Mataram, sehingga sering terjadi banjir dan menyebabkan polusi air.[2] Polutan yang terkandung di dalam sungai antara lain bakteria E. coli dan logam berat seperti merkuri.[3]
Pemanfaatan
Bagian hulu Sungai Jangkok sering digunakan untuk rekreasi arung jeram.[4] Sejumlah pembangkit listrik mikrohidro terpasang juga di Sungai Jangkok beserta anak-anak sungainya.[5] Di beberapa titik terdapat kegiatan penambangan pasir dari dasar sungai.[1]