Sumberpucung adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang yang terletak di selatan. Sumberpucung merupakan pintu masuk Malang dari arah Blitar yang dilintasi jalan nasional. Kecamatan ini memiliki geografi yang unik karena diapit oleh dua waduk besar yaitu Waduk Lahor di utara dan Waduk Karangkates (Bendungan Sutami) di selatan yang berada di aliran Sungai Brantas.[1][2] Bendungan tersebut selain dimanfaatkan untuk irigasi, wisata, dan pembangkitan listrik, juga banyak dimanfaatkan untuk memancing maupun budidaya ikan menggunakan keramba.[3]
Pusat kecamatan ini berada di tepi jalan nasional, tepatnya di Desa Sumberpucung yang terdapat Pasar Sumberpucung serta Stasiun Sumberpucung, yang kemudian terhubung ke Stasiun Ngebruk. Jalur kereta di Sumberpucung memiliki berbagai spot ikonik seperti terowongan kereta pertama buatan Indonesia yaitu Terowongan Karangkates I dan Karangkates II, serta Jembatan Lahor di perbatasan Blitar.[4][5] Pada tahun 1992, bagian utara Sumberpucung dimekarkan menjadi kecamatan baru bernama Kromengan sehingga sekarang kecamatan ini tersisa 7 desa.[6] Sumberpucung juga menjadi kecamatan dengan luas terkecil yaitu 35,90km².[7]
Geografi
Peta administrasi dan lokasi Sumberpucung
Sumberpucung adalah kecamatan yang terletak di selatan Kabupaten Malang. Secara geografis, Sumberpucung terletak di dataran rendah yang didominasi lahan pertanian. Sumberpucung dibatasi oleh Waduk Lahor di utara dan Waduk Karangkates di selatan. Pembangunan kedua waduk tersebut mengurangi daratan Sumberpucung sehingga membuatnya menjadi kecamatan terkecil di Kabupaten Malang yaitu sekitar 35,90km².[7]
Bendungan Karangkates mulai direncanakan dibangun sekitar awal 1960-an dan mulai beroperasi tahun 1973. Karangkates berada di aliran Sungai Brantas merupakan bendungan terbesar di Kabupaten Malang dan salah satu yang terbesar di Jawa Timur. Diselesaikannya Bendungan Karangkates kemudian disusul dengan pembangunan Bendungan Lahor di aliran Kali Lahor yang selesai tahun 1977.[8] Waduk Lahor memisahkan wilayah Sumberpucung bagian selatan dengan utara, sehingga nantinya bagian utara Sumberpucung dimekarkan menjadi Kecamatan Kromengan di tahun 1992. Walaupun tidak ada jembatan penghubung, tetapi banyak jasa perahu penyeberangan yang disediakan masyarakat.[9]
Batas wilayah Kecamatan Sumberpucung adalah sebagai berikut:[7]