Nama nggem atau gem berasal dari nama rok rumput pendek yang dipakai wanita. Suku nggem memanggil suku Dani dengan nama yonggal (yokal) yang berarti rok dari lilitan tali horizontal dari ficus yang dipakai suku Dani setelah menikah. Sedangkan kata nggem dalam bahasa Lani berarti "pencuri".[2]
Bahasa
Mereka berbahasa Nggem yang merupakan kelompok bahasa sendiri, dalam rumpun bahasa Lembah Baliem (Dani). Walaupun kampung-kampung di bagian barat bisa berbahasa Lani, dan karena itu terdapat pengaruh besar dari bahasa Lani terhadap bahasa Nggem. Menurut penelitian Etherington, lebih banyak suku Gem yang bisa berbahasa suku-suku sekitarnya dibandingkan sebaliknya. Ini dikarenakan suku Gem merupakan suku yang kecil sehingga bahasanya dianggap kurang prestisius, dan suku-suku lain sulit membedakan beberapa suara seperti konsonan letup-balik, desis, dan konsonan geser langit-langit belakang nirsuara dalam bahasa Gem.[2]