Stronsium sulfida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimiaSrS. Senyawa ini memiliki wujud padatan putih. Senyawa ini merupakan intermediat dalam konversi stronsium sulfat, bijih stronsium utama yang disebut selestit (atau lebih tepatnya selestin), menjadi senyawa lain yang lebih bermanfaat.[2][3][4]
Produksi dan reaksi
Stronsium sulfida diproduksi melalui pemanggangan selestin dengan kokas pada suhu 1100–1300°C.[5] Stronsium sulfat direduksi, menghasilkan stronsium sulfida:
SrSO4 + 2 C → SrS + 2 CO2
Sekitar 300.000 ton diproses melalui cara ini setiap tahunnya. Baik fase sulfida bercahaya maupun tak bercahaya telah diketahui, dengan pengotor, cacat, dan dopan yang penting.[6]
Seperti yang diperkirakan untuk garam sulfida dari alkali tanah, stronsium sulfida mudah terhidrolisis:
SrS + 2 H2O → Sr(OH)2 + H2S
Oleh karena itu, sampel SrS memiliki bau seperti telur busuk.
Reaksi serupa digunakan dalam produksi senyawa yang bermanfaat secara komersial, termasuk senyawa stronsium yang paling bermanfaat, yaitu stronsium karbonat: campuran stronsium sulfida dengan gas karbon dioksida atau natrium karbonat akan menghasilkan endapan stronsium karbonat.[2][5]
12J. Paul MacMillan, Jai Won Park, Rolf Gerstenberg, Heinz Wagner, Karl Köhler, Peter Wallbrecht “Strontium and Strontium Compounds” in Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry 2002, Wiley-VCH, Weinheim. DOI:10.1002/14356007.a25_321.
12Aydoğan, Salih; Erdemoğlu, Murat; Aras, Ali; Uçar, Gökhan; Özkan, Alper (2006). "Dissolution kinetics of celestite (SrSO4) in HCl solution with BaCl2". Hydrometallurgy. 84 (3–4): 239–246. Bibcode:2006HydMe..84..239A. doi:10.1016/j.hydromet.2006.06.001.
↑R. Ward, R. K. Osterheld, R. D. Rosenstein "Strontium Sulfide and Selenide Phosphors" Inorganic Syntheses, 1950, vol. III, hlm. 11–24. DOI:10.1002/9780470132340.ch4